Berhasil Jaga Kerukunan, Tiga Desa di Jatim Diganjar Penghargaan
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
“Di tiga desa tersebut terdapat umat lintas agama. Namun, mereka tetap rukun dan tidak pernah terjadi konflik,” jelas Khofifah.
Duplikasi penerapan kerukunan di desa ini, kata dia, diharapkan terus disebarluaskan ke desa desa lain di Jatim.
Terlebih dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang yang diikuti 19 kabupaten/kota di Jatim.
“Dari jumlah itu, 18 kabupaten kotanya itu gemuk-gemuk, jumlah penduduknya besar. Mulai Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Tuban, Sumenep, Situbondo, Banyuwangi hingga Malang. Berdasarkan penelitian, politik identitas masih menjadi potensi konflik, maka saya pesan agar kerukunan harus terus dipupuk," pinta Khofifah.
Meski Pilkada serentak nantinya dilaksanakan saat pandemi, maka kampanye bersifat terbuka akan diminimalisir. Namun, potensi konflik yang ditimbulkan dari media sosial masih menjadi ancaman.
Duplikasi penerapan kerukunan di desa ini, kata dia, diharapkan terus disebarluaskan ke desa desa lain di Jatim.
Terlebih dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang yang diikuti 19 kabupaten/kota di Jatim.
“Dari jumlah itu, 18 kabupaten kotanya itu gemuk-gemuk, jumlah penduduknya besar. Mulai Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Tuban, Sumenep, Situbondo, Banyuwangi hingga Malang. Berdasarkan penelitian, politik identitas masih menjadi potensi konflik, maka saya pesan agar kerukunan harus terus dipupuk," pinta Khofifah.
Meski Pilkada serentak nantinya dilaksanakan saat pandemi, maka kampanye bersifat terbuka akan diminimalisir. Namun, potensi konflik yang ditimbulkan dari media sosial masih menjadi ancaman.
Lihat Juga :