Turunkan Stunting, Muslimat NU Sosialisasi Gizi Ibu dan Anak di Garut
Senin, 06 November 2023 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu tugas yang perlu menjadi perhatian adalah konsumsi kental manis pada balita yang berpotensi menyebabkan stunting karena kandungan gulanya yang tinggi.
“Kami sudah mensosialisasikan bahwa kental manis bukan untuk balita karena kandungan gulanya yang lebih tinggi daripada kandungan susunya. Ini menjadi concern utama karena kental manis berpotensi menyebabkan stunting pada anak bahkan diabetes melitus jika dikonsumsi terus menerus untuk orang tua,” sebut Nadia.
Sosialisasi juga dihadiri Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Arif Hidayat yang sejak 2018 fokus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya kental manis bagi balita dan kental manis bukan susu.
Menurutnya, predikat daerah dengan kinerja terbaik di Indonesia yang didapatkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut harus menjadi awal baik bagi penyelesaian masalah stunting dan gizi buruk.
“Namun demikian PR kita masih banyak terutama dalam memberikan edukasi pada masyarakat Garut," ujarnya.
“Kami sudah mensosialisasikan bahwa kental manis bukan untuk balita karena kandungan gulanya yang lebih tinggi daripada kandungan susunya. Ini menjadi concern utama karena kental manis berpotensi menyebabkan stunting pada anak bahkan diabetes melitus jika dikonsumsi terus menerus untuk orang tua,” sebut Nadia.
Sosialisasi juga dihadiri Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Arif Hidayat yang sejak 2018 fokus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya kental manis bagi balita dan kental manis bukan susu.
Menurutnya, predikat daerah dengan kinerja terbaik di Indonesia yang didapatkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut harus menjadi awal baik bagi penyelesaian masalah stunting dan gizi buruk.
“Namun demikian PR kita masih banyak terutama dalam memberikan edukasi pada masyarakat Garut," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :