Pegawai Positif COVID-19, Dinkes Blitar di-Lockdown
Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:50 WIB
loading...
Satu orang pegawai Dinas Kesehatan Pemkab Blitar, positif COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Satu orang pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 . Pada saat yang sama empat orang aparatur sipil negara (ASN) di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Dulu Humas dan Protokol) juga dinyatakan positif COVID-19 .
(Baca juga: 4 ASN Protokol Positif COVID-19, Bupati Blitar: Saya Negatif )
Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Blitar Kuspardani, dengan adanya satu kasus positif, Dinkes Kabupaten Blitar, langsung mengambil langkah lockdown. "Ada satu di lingkungan kita yang positif. Kita sudah bicarakan dengan pimpinan. Hari ini kita masuk terakhir. Mulai besok dilakukan sterilisasi. Istilahnya lockdown," ujar Kuspardani kepada wartawan Rabu (5/8/2020).
Lockdown di Kantor Dinkes berlangsung mulai Kamis (6/8/2020) hingga Minggu (9/8/2020). "Senin (10/8/2020) sudah masuk lagi," tambah Kuspardani. Selama lockdown, sebanyak 80 pegawai dinkes diminta berada di rumah. Mereka disarankan bekerja dari rumah. Sementara di kantor yang disterilisasi dengan penyemprotan desinfektan.
Kuspardani mengatakan, masih menempat 2-3 orang pegawai di kantor. Mereka akan ditugaskan khusus untuk menangani pelayanan administrasi. "Kebetulan pegawai ini sebelumnya bekerja di belakang. Jadinya aman," terang Kuspardani menjelaskan.
(Baca juga: 4 ASN Protokol Positif COVID-19, Bupati Blitar: Saya Negatif )
Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Blitar Kuspardani, dengan adanya satu kasus positif, Dinkes Kabupaten Blitar, langsung mengambil langkah lockdown. "Ada satu di lingkungan kita yang positif. Kita sudah bicarakan dengan pimpinan. Hari ini kita masuk terakhir. Mulai besok dilakukan sterilisasi. Istilahnya lockdown," ujar Kuspardani kepada wartawan Rabu (5/8/2020).
Lockdown di Kantor Dinkes berlangsung mulai Kamis (6/8/2020) hingga Minggu (9/8/2020). "Senin (10/8/2020) sudah masuk lagi," tambah Kuspardani. Selama lockdown, sebanyak 80 pegawai dinkes diminta berada di rumah. Mereka disarankan bekerja dari rumah. Sementara di kantor yang disterilisasi dengan penyemprotan desinfektan.
Kuspardani mengatakan, masih menempat 2-3 orang pegawai di kantor. Mereka akan ditugaskan khusus untuk menangani pelayanan administrasi. "Kebetulan pegawai ini sebelumnya bekerja di belakang. Jadinya aman," terang Kuspardani menjelaskan.
Lihat Juga :