Memalukan! Rapat Gabungan Komisi DPRD Sumba Timur Nyaris Ricuh
Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:39 WIB
loading...
Suasana kisruh dan nyaris ricuh terjadi dalam rapat komisi di ruang sidang utama DPRD Sumba Timur, NTT, Rabu (5/08/2020). Foto/iNews TV/Dionisius Umbu Ana Lodu
A
A
A
SUMBA TIMUR - Suasana kisruh dan nyaris ricuh terjadi dalam rapat gabungan komisi di ruang sidang utama DPRD Sumba Timur , NTT, Rabu (5/08/2020). Sidang yang dibuka Ketua DPRD Sumba Timur , Ali Oemar Fadaq itu, berubah menjadi ajang adu argumen dan bahkan menjurus kepada lontaran kata serta kalimat kasar yang membuat suasana dalam ruangan itu menjadi panas.
(Baca juga: Dilindas Truk, Pemotor Meregang Nyawa di Jalur Grobogan-Blora )
Pasca Ali Oemar Fadaq membuka rapat, hujan interupsi kemudian muncul dari sejumlah anggota DPRD Sumba Timur , yang hadir di ruang sidang. Kemudian salah seorang anggota lembaga wakil rakyat tersebut, Umbu Kahumbu Nggiku meminta agar rapat itu diskors terlebih dahulu.
Namun, usulan itu kemudian ditolak oleh para anggota DPRD Sumba Timur dari Fraksi Partai Golkar. Situasi itulah yang kemudian berimbas pada saling melontarkan argumen dengan intonasi tinggi antar sesama wakil rakyat.
"Sempat ribut tadi bahkan ada yang lempar botol air mineral. Tapi beruntung ada beberapa anggota yang bisa meredam situasi untuk tidak lebih panas," jelas salah satu saksi mata yang sempat hadir saat situasi itu terjadi.
(Baca juga: Dilindas Truk, Pemotor Meregang Nyawa di Jalur Grobogan-Blora )
Pasca Ali Oemar Fadaq membuka rapat, hujan interupsi kemudian muncul dari sejumlah anggota DPRD Sumba Timur , yang hadir di ruang sidang. Kemudian salah seorang anggota lembaga wakil rakyat tersebut, Umbu Kahumbu Nggiku meminta agar rapat itu diskors terlebih dahulu.
Namun, usulan itu kemudian ditolak oleh para anggota DPRD Sumba Timur dari Fraksi Partai Golkar. Situasi itulah yang kemudian berimbas pada saling melontarkan argumen dengan intonasi tinggi antar sesama wakil rakyat.
"Sempat ribut tadi bahkan ada yang lempar botol air mineral. Tapi beruntung ada beberapa anggota yang bisa meredam situasi untuk tidak lebih panas," jelas salah satu saksi mata yang sempat hadir saat situasi itu terjadi.
Lihat Juga :