alexametrics

Ribuan Penumpang Memadati Terminal Purabaya

loading...
Ribuan Penumpang Memadati Terminal Purabaya
Para penumpang bus jurusan berbagai kota di Jatim memenuhi Terminal Purabaya Jumat (1/9/2017). Mereka saling berebut masuk bus sejak di pintu kedatangan. Foto/KORAN SINDO/Aan Haryono
A+ A-
SURABAYA - Ribuan penumpang masih memadati Terminal Purabaya  Jumat (1/9/2017), untuk pulang kampung merayakan Idul Adha di kampung halamannya. Penumpang berdesakan untuk masuk ke dalam bus. Bahkan, beberapa orang memilih untuk masuk bus sejak di pintu kedatangan.

Semua jalur pemberangkatan pun terisi penuh, baik itu penumpang bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP). Halimah (28), salah satu penumpang tujuan Pasuruan menuturkan, sudah sejak pukul 07.00 WIB dia tidak juga kebagian kursi di bus. Perempuan ini  harus rela menunggu sampai pukul 11.00 WIB. “Masalahnya dari depan pintu masuk bus, penumpang sudah masuk. Kami yang di ruang tunggu pemberangkatan nggak kebagian kursi,” kata Halimah, Jumat (1/9/2017).

Dia melanjutkan, kondisi terminal sudah ditata dengan rapi. Pintu pemberangkatan pun dibagi tiap lorong sesuai dengan tujuan. Sayangnya, perbaikan itu tidak didukung dengan aturan masuk bus. “Kalau penumpangnya banyak, seharusnya tetap diatur sesuai tempatnya,” ujarnya.

Penumpang lainnya, juga mengeluhkan kepadatan penumpang di Terminal Purabaya. “Rencananya sih pulang pakai kereta api, tapi sudah kehabisan tiket. Jadi terpaksa pakai bus. Tapi, pas datang ke terminal sudah penuh sesak,” kata Ali Murtadho, penumpang lainnya.

Kepala Sub Unit Terminal Purabaya Hardjo menjelaskan, penumpang yang membeludak sudah diprediksi. Sebelum libur Idul Adha, penumpang yang datang ke Purabaya seperti kondisi ketika arus mudik Lebaran. Bahkan, selama empat jam saja sudah ada 23.959 penumpang. Puncak kedatangan penumpang itu terjadi sejak Kamis 31 Agustus 2017. Pada malam harinya, penumpang pun tak juga surut. Setidaknya sejak pukul 18.00 WIB sampai pukul 22.00, masih ada 17.667 penumpang.

“Penumpang yang datang dalam sehari mencapai 50.000 orang lebih. Jumlah ini belum termasuk yang memadati terminal di atas pukul 22.00. Petugas Dishub terus turun ke lokasi mengatur arus bus dan penumpang,” paparnya.

Untuk mengantispasi penumpukan penumpang, pihaknya juga mengerahkan bus pariwisata. Kehadiran bus-bus pariwisata ini bisa sedikit membantu. Bus yang disiagakan itu bisa mendistribusikan penumpang ke berbagai jurusan di Jatim. Sejak tadi malam, setidaknya ada 15 lebih bus pariwisata yang disiagakan. “Bus pariwisata yang baru datang aja langsung penuh,” ucapnya.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak