Volume Angkutan Barang dan Peti Kemas di Jabar Masih Rendah
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Di Pelabuhan Cirebon volume muat barang dan peti kemas Januari-Juni 2019 sebanyak 76,83 ribu ton, turun sebesar 74,62 persen. Sementara di Pelabuhan Indramayu penurunan volume barang dan peti kemas sebesar 66,03 persen dari sebanyak 262 ton pada Januari-Juni 2019 menjadi 89 ton pada kumulatif Januari-Juni 2020.
Sementara itu, volume muat barang dan peti kemas internasional di Jawa Barat Juni 2020 mengalami kenaikan hingga 264,33 persen dari sebanyak 32,58 ribu ton pada Mei 2020 menjadi sebanyak 118,71 ribu ton. (Baca: Ekonomi Jabar Anjlok, Ini Kata Kepala BI Jabar-Ekonomi Bisnis)
Secara Kumulatif dari Januari - Juni 2020 volume muat barang internasional sebanyak 315,37 ribu ton dengan muatan terbanyak diangkut pada bulan Juni sebanyak 118,71 ribu ton. Barang dan peti kemas internasional dimuat di Pelabuhan Balongan.
"Dibandingkan kumulatif Januari-Juni 2019 yang sebanyak 235,02 ribu ton, volume muat barang dan peti kemas internasional mengalami penurunan sebesar 34,19 persen. Muat barang dan peti kemas pada Januari-Juni 2019 berasal dari Pelabuhan Indramayu sebesar 74,62 persen.
Sementara di Pelabuhan Indramayu penurunan volume barang dan peti kemas sebesar 66,03 persen dari sebanyak 262 ton pada Januari-Juni 2019 menjadi 89 ton pada kumulatif Januari-Juni 2020.
Sementara itu, volume muat barang dan peti kemas internasional di Jawa Barat Juni 2020 mengalami kenaikan hingga 264,33 persen dari sebanyak 32,58 ribu ton pada Mei 2020 menjadi sebanyak 118,71 ribu ton. (Baca: Ekonomi Jabar Anjlok, Ini Kata Kepala BI Jabar-Ekonomi Bisnis)
Secara Kumulatif dari Januari - Juni 2020 volume muat barang internasional sebanyak 315,37 ribu ton dengan muatan terbanyak diangkut pada bulan Juni sebanyak 118,71 ribu ton. Barang dan peti kemas internasional dimuat di Pelabuhan Balongan.
"Dibandingkan kumulatif Januari-Juni 2019 yang sebanyak 235,02 ribu ton, volume muat barang dan peti kemas internasional mengalami penurunan sebesar 34,19 persen. Muat barang dan peti kemas pada Januari-Juni 2019 berasal dari Pelabuhan Indramayu sebesar 74,62 persen.
Sementara di Pelabuhan Indramayu penurunan volume barang dan peti kemas sebesar 66,03 persen dari sebanyak 262 ton pada Januari-Juni 2019 menjadi 89 ton pada kumulatif Januari-Juni 2020.
(don)
Lihat Juga :