Volume Angkutan Barang dan Peti Kemas di Jabar Masih Rendah
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:04 WIB
loading...
Foto dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Volume muat barang dan peti kemas sejumlah pelabuhan di Jawa Barat masih belum membaik, akibat efek pandemi COVID-19. Mayoritas volume muat terpangkas hingga setengahnya, dari pengangkutan sebelum pandemi.
Kepala BPS Jabar Dyah Anugerah Kuswardhani mengatakan, volume muat barang dan peti kemas domestik yang diangkut pada Juni 2020 mencapai 139,55 ribu ton atau turun sebesar 51,82 persen dibanding bulan sebelumnya. Volume muat barang dan peti kemas bulan Juni 2020 berasal dari Pelabuhan Balongan dan Pelabuhan Indramayu.
Sementara pada bulan sebelumnya, tercatat muat barang dan peti kemas hanya di Pelabuhan Balongan. Penurunan volume muat barang dan peti kemas di Pelabuhan Balongan pada Juni 2020 sebesar 51,83 persen dari volume bulan sebelumnya yang sebanyak 289,66 ribu ton. Sedangkan volume barang dan peti kemas dimuat di Pelabuhan Indramayu hanya sebanyak 37 ton.
"Kendati begitu, volume muat barang dan peti kemas domestik di Jawa Barat yang diangkut kumulatif Januari-Juni 2020 mencapai 1,04 juta ton atau naik sebesar 29,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 lalu," kata dia. (Baca: Pelabuhan Patimban Bakal Untungkan Industri Jawa Barat)
Diakuinya, penurunan volume barang dan peti kemas yang diangkut terjadi di 3 pelabuhan lainnya. Yaitu di Pelabuhan Pamanukan terjadi penurunan volume barang diangkut sebesar 89,61 persen dari sebanyak 2,54 ribu ton pada Januari-Juni 2019 menjadi 264,30 ton periode bulan yang sama tahun 2020.
Kepala BPS Jabar Dyah Anugerah Kuswardhani mengatakan, volume muat barang dan peti kemas domestik yang diangkut pada Juni 2020 mencapai 139,55 ribu ton atau turun sebesar 51,82 persen dibanding bulan sebelumnya. Volume muat barang dan peti kemas bulan Juni 2020 berasal dari Pelabuhan Balongan dan Pelabuhan Indramayu.
Sementara pada bulan sebelumnya, tercatat muat barang dan peti kemas hanya di Pelabuhan Balongan. Penurunan volume muat barang dan peti kemas di Pelabuhan Balongan pada Juni 2020 sebesar 51,83 persen dari volume bulan sebelumnya yang sebanyak 289,66 ribu ton. Sedangkan volume barang dan peti kemas dimuat di Pelabuhan Indramayu hanya sebanyak 37 ton.
"Kendati begitu, volume muat barang dan peti kemas domestik di Jawa Barat yang diangkut kumulatif Januari-Juni 2020 mencapai 1,04 juta ton atau naik sebesar 29,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 lalu," kata dia. (Baca: Pelabuhan Patimban Bakal Untungkan Industri Jawa Barat)
Diakuinya, penurunan volume barang dan peti kemas yang diangkut terjadi di 3 pelabuhan lainnya. Yaitu di Pelabuhan Pamanukan terjadi penurunan volume barang diangkut sebesar 89,61 persen dari sebanyak 2,54 ribu ton pada Januari-Juni 2019 menjadi 264,30 ton periode bulan yang sama tahun 2020.
Lihat Juga :