Ganjar Bertemu Pengusaha dan Buruh Rokok di Malang, Sebut Pentingnya Jaga Iklim Industri

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 18:33 WIB
loading...
Ganjar Bertemu Pengusaha...
Bacapres Ganjar Pranowo bertemu dengan buruh perusahaan rokok di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (13/10/2023). Foto/Ist
A A A
MALANG - Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo bertemu dengan para pengusaha rokok dan buruh di Kota Malang, Jawa Timur. Ganjar juga menyempatkan berbincang-bincang dengan pelaku usaha dan buruh di perusahaan rokok Grendel, Kota Malang.

Bacapres Partai Perindo Ganjar menyatakan, komitmennya mengambil kebijakan yang memberi kesempatan kerja kepada para buruh rokok. Sebab diakui gempuran rokok impor ke Indonesia, juga mempengaruhi industri rokok di Indonesia, termasuk para buruh.

Baca juga: Ganjar Silaturahmi ke Ponpes Al Hikam Malang, Kenang Sosok KH Hasyim Muzadi

Ganjar sempat bertemu dengan buruh yang telah bekerja selama 20-30 tahun di Perusahaan Rokok (PR) Grendel.

"Kita akan menjaga iklim hubungan industrial ini dengan baik, agar kesempatan kerja ini betul-betul bisa didapat. Kita mencari jalan keluar yang terbaik bagaimana industri rokok ini bisa bertahan," ucap Ganjar yang dikenal sebagai sosok pemimpin muda, energetik, merakyat, berprestasi, berpengalaman dan family man itu usai meninjau pabrik rokok di Jalan Terusan Batu Bara, Blimbing, Kota Malang, Jumat (13/10/2023) sore.



Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengungkapkan perlunya suatu regulasi yang berpihak kepada para pelaku industri rokok, termasuk di dalamnya para petani tembakau dan buruh yang menggantungkan hidupnya dari rokok.

"Tentu saja dengan regulasi yang memang sekarang tidak mudah, karena persaingan globalnya terjadi seperti itu, dan tentu banyak kepentingan yang masuk. Tapi intinya diberikan kepada saya informasi tentang yuk kita atur yuk impor tembakaunya," ungkap dia.

Baca juga: Kunjungi Uskup Agung Malang, Ganjar Bahas Isu Kebangsaan Sambil Sarapan Rawon

Ia juga masih mempelajari skema rokok impor, apakah itu juga membayar cukai lebih ke negara, atau disamakan dengan rokok-rokok produksi dalam negeri. Sebab gempuran rokok impor, dan bahan bakunya tembakau dinilai memang bisa membuat mematikan para petani tembakau.

"Pastikan yang impor itu juga membayar cukai, artinya semua kedudukan akan bisa di-counter dengan cukai itu. Pendapatan negara akan naik, ini penting sekali sekaligus melindungi kawan-kawan petani tembakau yang sudah jerih payah selama ini, untuk bisa mempertahankan produk ini atau komoditas ini sejak zaman Indonesia belum merdeka," paparnya.

Ganjar juga bicara mengenai pentingnya hubungan pemilik usaha, manajemen, dan para pekerja. Supaya perkembangan industrialisasi tidak mengorbankan para pekerja maupun buruh, dan menggantikannya dengan mesin-mesin yang canggih dan bisa menghemat operasional.

"Yang pasti industrinya akan seperti itu (menggunakan mesin canggih menggantikan tenaga manusia), makanya itulah pentingnya hubungan antar karyawan dan pengusahanya, itu butuh hati untuk berbicara," pungkasnya.

Sebagai informasi, Ganjar Pranowo melakukan berbagai agenda kunjungan di Kota Malang sepanjang hari Jumat (13/10/2023).

Kunjungan pertama dimulai saat Ganjar Pranowo bertemu dengan dengan keuskupan Malang. Pertemuan antara Uskup Agung Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan dan para Romo serta tokoh Katolik Malang lainnya, dilakukan di Gereja Ijen, Malang, pada Jumat pagi.

Setelah dari Gereja Ijen, Ganjar menuju Ponpes Al Hikam Malang, untuk bertemu dengan keluarga almarhum KH Hasyim Muzadi dan sejumlah tokoh ulama, serta santri. Di Ponpes Al Hikam Malang Ganjar juga menyempatkan untuk melakukan kewajiban salat Jumat.

Usai dari Ponpes Al Hikam, Ganjar dan rombongan bergerak menuju Pabrik Rokok Grendel. Selanjutnya Ganjar dijadwalkan menuju ke Sidoarjo untuk melakukan serangkaian acara pada Jumat malam hingga Sabtu besok.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Kebahagiaan Karyawan...
Kebahagiaan Karyawan Difabel Rokok HS: Diterima Kerja, Jadi Bagian Penting Perusahaan
Pelaku Usaha di Madura...
Pelaku Usaha di Madura Dorong Pemerintah Berlakukan Tarif Khusus Rokok
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Presiden Rusia, Iran,...
Presiden Rusia, Iran, dan Turki akan Bertemu di Teheran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved