Tuntut Pesangon, Pekerja Tempat Hiburan di Semarang Gelar Aksi Tutup Mata

Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:17 WIB
loading...
Tuntut Pesangon, Pekerja...
Sejumlah pekerja tempat hiburan menggelar aksi tutup mata menuntut pesangon di Kantor Disnakertrans Kota Semarang. Foto/SINDOnews/Taufik Budi
A A A
SEMARANG - Sejumlah pekerja tempat hiburan di Kota Semarang , Jawa Tengah, menggelar aksi tutup mata karena menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka pun menuntut hak-hak termasuk pesangon sebagai bekal hidup di masa pandemi COVID-19.

Mereka mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang sambil menutup mata dengan kain hitam. Kedatangan mereka untuk menuntut perusahaan tempat bekerja sebelumnya yakni Varuna Semarang segera memenuhi hak-hak pekerja. (BACA JUGA: Pekerja Hiburan Menjerit: Mal dan Pasar Buka, Kami Juga Minta Buka )

"Tutup mata ini karena kami merasa pihak Varuna itu tidak mau menanggapi apa yang kami inginkan, dengan tuntutan kami, dalam artian itu kami menuntut hak-hak kami," kata perwakilan pekerja Irfan, Senin (3/8/2020). (BACA JUGA: Pekerja Hiburan Bandung Unjuk Rasa, Tuntut Pemkot Beri Izin Operasi )

Dia mengemukakan, terdapat sekitar 300 pekerja tempat hiburan harus menelan pil pahit kehilangan pekerjaan di masa pandemi. Sebelumnya mereka dirumahkan pada Maret 2020. (BACA JUGA: Para Pekerja Malam Kepung Balai Kota, Ini Curhatannya )

Selama dirumahkan, pekerja hanya mendapatkan gaji pokok sebesar 50 persen. "Sebelumnya pada Maret itu kami dirumahkan, terus kebetulan pada 1 Mei kami di-PHK. Tepat Hari Buruh kita di-PHK," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Isu Narkoba dan Wacana...
Isu Narkoba dan Wacana Pelarangan, Pekerja Vape Jadi Pihak Paling Terdampak
Sampaikan Aspirasi,...
Sampaikan Aspirasi, Pekerja PTPN IV di Cot Girek Datangi Kantor Bupati Aceh Utara
Polisi Harus Jamin Keamanan...
Polisi Harus Jamin Keamanan Pekerja Jalanan, Sahroni: Pemberantasan Begal Jadi Prioritas!
Hari Buruh 2026, Prabowo...
Hari Buruh 2026, Prabowo Komitmen Bangun Hunian 1 Juta Rumah untuk Pekerja
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved