Korban Miras Oplosan Maut di Bantul Bertambah, 2 Warga Kulonprogo Tewas

Rabu, 04 Oktober 2023 - 12:58 WIB
loading...
Korban Miras Oplosan...
Korban miras oplosan maut di Bantul bertambah. Setelah sebelumnya 5 warga Bantul tewas, terungkap juga 2 warga Kulonprogo tewas usai pesta miras oplosan ini. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
KULONPROGO - Korban minuman keras (miras) oplosan maut di Srandakan, Bantul terus bertambah. Setelah sebelumnya 5 warga Bantul tewas, terungkap juga 2 warga Kulonprogo tewas usai pesta miras oplosan di lokasi berbeda ini.

Dua korban yang meninggal adalah AA (34) warga Lendah, Kulonprogo, serta KP (35) warga Panjatan, Panjatan Kulonprogo. Keduanya tewas usai pesta miras yang dibeli di Srandakan, Bantul.

Baca juga: Geger! Korban Tewas Pesta Miras Oplosan di Bantul Ternyata 5 Orang

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menuturkan, pada Selasa (3/10/2023) lalu Unit Reskrim Polsek Panjatan mendapat informasi adanya orang meninggal dunia yang diduga keracunan minuman alkohol.



Polisi kemudian menggali keterangan terhadap dua orang saksi.

"Dua orang ini adalah peserta pesta miras yang selamat," kata Iptu Triatmi.

Dua orang saksi tersebut adalah TAF (43) pedagang asal Panjatan dan CA (25) warga pedukuhan 2 RT 07/04 Panjatan, Kulonprogo. Keduanya mengakui pesta miras dengan dua rekannya lain yang telah meninggal yaitu AA dan KP.

Baca juga: Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan

Berdasarkan keterangan keduanya, diketahui peristiwa berawal pada Sabtu 31 September 2023 sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu keempat orang ini bersama sama berangkat menggunakan mobil milik CA. Mereka pergi bersama untuk karaoke di kawasan Pantai Samas, Bantul.

"Dalam perjalanan tersebut berhenti di wilayah Bantul dan AA turun untuk membeli Jenis minuman beralkohol," ujarnya.

Diperoleh informasi jika jenis miras yang dibeli adalah miras jenis murnian. Kala itu miras yang dibeli kurang lebih ukuran 1 liter. Selain itu AA juga membeli bir kaleng 2 botol, minuman berenergi 1 kaleng serta 2 botol minuman bersoda ukuran 600 ml.

Selanjutnya miras dan minuman tersebut dioplos di dalam mobil oleh AA. Minuman yang sudah dioplos tersebut diminum bersama-sama di tempat karaoke Samas yang disewa selama 2 jam. Kemudian pada Minggu (1/10/2023) dini hari, mereka berempat pulang ke Kulonprogo.

"Mereka sampai di Kulonprogo sekira pukul 02.00 dini hari," terangnya.

Berdasarkan keterangan CA, lanjut Iptu Triatmi, dirinya langsung pulang ketika tiba di Balai Kalurahan Panjatan. Namun ketiga temannya masih tertidur di mobil yang terparkir di barat Balai Kalurahan Panjatan.

Ketiganya baru pulang ke rumah pada sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun pada keesokan harinya, Senin (2/10/2023), AA mengeluh pusing, gelisah dan tidak melihat. Bahkan karena tiba-tiba pingsan, AA kemudian dibawa ke RSUD. Hingga pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB, AA dinyatakan meninggal di RS pukul 00.00 WIB.

Kemudian pada hari Selasa (3/10/2023) giliran KP yang masuk rumah sakit. KP dilarikan ke UGD RS Rizki Amalia Lendah karena mengeluhkan penglihatan berkurang, sadar dan sakit perut. Karena kondisinya menurun, KP kemudian dirujuk ke RSUD Wates dan meninggal Selasa malam.

"Kalau TAF sendiri mengalami pusing dan sakit kepala. Dan CA pada hari Minggu siang juga mengaku sakit kepala," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Inilah Desain Masjid...
Inilah Desain Masjid yang Dibangun Bos HS Muhammad Suryo di TKP Kecelakaan Isterinya
Alami Kecelakaan, Bos...
Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah
Gelar Munas ke 2, Amikraf...
Gelar Munas ke 2, Amikraf Komitmen Jadi Jembatan Praktisi dan Akademisi
SIG Pasok 10.000 Ton...
SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Penghubung Bantul dan Kulon Progo
Lautan Manusia Hadiri...
Lautan Manusia Hadiri Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah
Resmikan Jembatan Kabanaran...
Resmikan Jembatan Kabanaran Bantul, Prabowo Cerita Tempat Perjuangan Pangeran Mangkubumi
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved