Yayasan HAM Omah Munir Putuskan Kerjasama dengan Pemkot Batu, Ini Pemicunya

Rabu, 27 September 2023 - 14:16 WIB
loading...
Yayasan HAM Omah Munir...
Suciwati, istri aktivis HAM Munir saat konferensi pers di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Rabu (27/9/2023). Foto/MPI/virista Midaada
A A A
MALANG - Yayasan Museum HAM Omah Munir memutuskan kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Pemutusan kerjasama ini seiring adanya ketidaksepakatan dan beberapa hal yang dinilai tidak sesuai keputusan di awal.

Suciwati, istri aktivis HAM Munir mengungkapkan, pembangunan Gedung Museum HAM Munir sesungguhnya inisiatif Yayasan Museum HAM Omah Munir.

Baca juga: Wisatawan Diminta Waspadai Jam Rawan Macet di Kota Batu

Selanjutnya diajukan dan disetujui pembiayaannya oleh Pemprov Jawa Timur, yang kemudian dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Pemkot Batu.

"Setelah Gedung Museum HAM selesai dibangun, dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Yayasan Museum HAM Omah Munir dan Pemerintah Kota Batu untuk penyelenggaraan Museum HAM Munir Kota Batu," ucap Suciwati, saat konferensi pers di Universitas Brawijaya (UB), Rabu (27/9/2023).

Suciwati menjelaskan, bila Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani pada tanggal 28 November 2022 hingga saat ini belum terdapat itikad baik dan langkah konkrit merealisasikan isi perjanjian kerja sama.

Beberapa realisasi yang belum dilaksanakan, yakni penyelenggaraan ekshibisi dan pembelajaran Hak Asasi Manusia di Museum HAM Munir Kota Batu.

Baca juga: Penampakan Koboi Jalanan Todongkan Pistol Gegerkan Warga Kota Batu

Ia juga menyebut, bila terdapat alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022, namun digunakan, untuk pengadaan barang yang tidak diperlukan untuk berjalannya Museum serta tanpa transparansi dan tanpa koordinasi dengan Yayasan Museum HAM Omah Munir.

"Telah dilakukan beberapa kali pertemuan dan Yayasan Museum HAM Omah Munir telah mengajukan perencanaan pengadaan Wahana Anak untuk pembelajaran HAM. Namun hingga saat ini tidak direalisasikan," terangnya.

Bahkan ada alokasi anggaran wahana anak-anak yang membengkak dari yang diajukan Yayasan Museum HAM. Sebab dari alokasi yang diajukan Rp 1,5 miliar, oleh Pemkot Batu dialokasikan menjadi Rp 13 miliar.

Hal itulah yang dinilai tidak ada transparansi dan perubahan pembicaraan yang dilakukan.

"Kami Yayasan Museum HAM Omah Munir telah menyampaikan somasi pertama dan somasi kedua kepada Pemerintah Kota Batu. Namun tidak ditindaklanjuti dengan langkah nyata merealisasikan isi Perjanjian Kerja Sama," bebernya.

Dirinya menambahkan, jawaban somasi kedua dari Pemerintah Kota Batu telah memposisikan Yayasan Museum HAM Omah Munir tidak berimbang dengan Pemkot Batu, dengan menyatakan bahwa penyusunan dan rencana pengembangan isi Museum HAM adalah hak dan kewenangan dari Pemkot Batu.

"Dengan pemutusan dan pengakhiran kerja sama ini, Gedung Museum yang semula akan dinamakan "Museum HAM Munir Kota Batu tidak dapat menggunakan nama "Munir" sebagai nama atau bagian dari nama gedung tersebut, dan Yayasan Museum HAM Omah Munir tidak bertanggungjawab atas penggunaan, penyelenggaraan, dan anggaran di gedung tersebut," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Pramono Anung Bakal...
Pramono Anung Bakal Renovasi Museum MH Thamrin
Bangun Museum Peranakan...
Bangun Museum Peranakan Tionghoa di Glodok, Pramono: Bakal Terintegrasi dengan MRT
Pramono Ungkap Rencana...
Pramono Ungkap Rencana Pembangunan Museum Persija di Ancol
Kejari Batu Selamatkan...
Kejari Batu Selamatkan Uang Negara Sebesar Rp522 Miliar
Riwayat Ibu Kota Kerajaan...
Riwayat Ibu Kota Kerajaan Majapahit Hancur Akibat Pergolakan Internal
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved