3 Pondok Pesantren yang Pernah Menjadi Korban Kekejaman PKI
Selasa, 26 September 2023 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laman Kominfo Kabupaten Kampar, Senin (25/9/2023), setelah Pondok Takeran Magetan, Pondok Modern Gontor Darussalam berpotensi menjadi sasaran berikutnya. Kondisi ini membuat para santri merasa khawatir.
Kyai Ahmad Sahal dan KH. Imam Zarkasyi kemudian melakukan musyawarah dengan beberapa santri seniornya seperti Ghozali Anwar dan Shoiman Lukmanul Hakim. Hasilnya, ditetapkan bahwa melawan pemberontak sesuatu yang tidak mungkin, sehingga solusinya adalah menyelamatkan diri dari para pemberontak dengan cara mengungsi.
Baca Juga Kisah Heroik 19 Santri di Kediri, Sabetan Pedangnya Bikin Ribuan Orang PKI Kalang Kabut
Pada buku berjudul “Dari Gontor Merintis Pesantren Modern”, tugas menjaga pondok selama pengungsian sekaligus menghadapi PKI jika sewaktu-waktu datang diserahkan kepada Shoiman.
Seorang mubaligh alumni Gontor, Ahmad Ghozali Fadli dalam tulisannya mengatakan bahwa setelah santri-santri mengungsi, akhirnya PKI benar datang. Mereka pun langsung menggeledah seluruh pondok Gontor.
PKI mulai merusak pesantren. Tak hanya menyasar gubuk-gubuk asrama santri yang terbuat dari gedek bambu, buku-buku santri juga dibakar habis. Kemudian, mereka juga menginjak-injak dan membakar sarana peribadatan, termasuk berbagai kitab dan Alquran.
Pada rangkaian pemberontakan PKI, Pondok Takeran juga menjadi incaran. Mengutip majalah Mimbar Pembangunan Agama yang diterbitkan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kiai Imam Mursjid Muttaqien selaku pengasuh Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) masuk dalam daftar target.
Kyai Ahmad Sahal dan KH. Imam Zarkasyi kemudian melakukan musyawarah dengan beberapa santri seniornya seperti Ghozali Anwar dan Shoiman Lukmanul Hakim. Hasilnya, ditetapkan bahwa melawan pemberontak sesuatu yang tidak mungkin, sehingga solusinya adalah menyelamatkan diri dari para pemberontak dengan cara mengungsi.
Baca Juga Kisah Heroik 19 Santri di Kediri, Sabetan Pedangnya Bikin Ribuan Orang PKI Kalang Kabut
Pada buku berjudul “Dari Gontor Merintis Pesantren Modern”, tugas menjaga pondok selama pengungsian sekaligus menghadapi PKI jika sewaktu-waktu datang diserahkan kepada Shoiman.
Seorang mubaligh alumni Gontor, Ahmad Ghozali Fadli dalam tulisannya mengatakan bahwa setelah santri-santri mengungsi, akhirnya PKI benar datang. Mereka pun langsung menggeledah seluruh pondok Gontor.
PKI mulai merusak pesantren. Tak hanya menyasar gubuk-gubuk asrama santri yang terbuat dari gedek bambu, buku-buku santri juga dibakar habis. Kemudian, mereka juga menginjak-injak dan membakar sarana peribadatan, termasuk berbagai kitab dan Alquran.
2. Pondok PSM Takeran
Pada rangkaian pemberontakan PKI, Pondok Takeran juga menjadi incaran. Mengutip majalah Mimbar Pembangunan Agama yang diterbitkan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kiai Imam Mursjid Muttaqien selaku pengasuh Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) masuk dalam daftar target.
Lihat Juga :