Kembalikan Ekosistem Gunung Bromo usai Kebakaran, KLHK Gandeng Ahli dari Univesitas

Minggu, 24 September 2023 - 08:44 WIB
loading...
Kembalikan Ekosistem Gunung Bromo usai Kebakaran, KLHK Gandeng Ahli dari Univesitas
Menteri LHK Siti Nurbaya saat meninjau kawasan Gunung Bromo pasca kebakaran. Foto/Avirista Midaada/MPI
A A A
MALANG - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mendorong proses rehabilitasi di kawasan Gunung Bromo usai kebakaran. Menurutnya, rehabilitasi kawasan dan ekosistemnya menjadi penting. Hal itu pula yang nanti akan melibatkan publik guna memulihkan ekosistemnya.

"Apa yang penting sekarang ini menurut saya adalah rehabilitasi, dari segala aspek dari pemulihannya kemudian bagaimana publik education," ucap Siti Nurbaya usai meninjau kawasan Gunung Bromo pada Sabtu (23/9/2023) petang.

Siti Nurbaya menambahkan, bila keanekaragaman ekosistem di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) perlu diteliti pasca kebakaran. Mengingat ada sebanyak 989 hektar lahan di kawasan TNBTS yang terbakar.

"Bagaimana kita lihat pemulihan itu dengan intervensi, dan yang suksesi alami itu kita masih pelajari, karena medannya beragam di sini. Apalagi ada savana pasir kira - kira itu 6 ribuan hektare dari 50 ribu," kata dia.



Oleh karena itu, pihaknya tengah berupaya mengerahkan para ahli dari Bogor untuk melakukan penelitian dan mengembalikan ekosistem lingkungan di kawasan Gunung Bromo pasca kebakaran.

"Jadi banyak aspek, termasuk kita dalam konteks dan lain lain, KLHK bagaimana nilai - nilai mengembalikan ekosistemnya, itu sedang diteliti oleh ahli - ahli Bogor. Jadi banyak aspek yang kita harus bangun kembali untuk wilayah," bebernya.

Ia pun meminta partisipasi masyarakat dalam pemulihan ekosistem lingkungan di TNBTS. Apalagi kawasan taman nasional yang mencakup empat kabupaten ini sudah dikenal hingga dunia internasional.

"Saya untuk itu juga mengajak kalau bisa dari Inside untuk mulai bekerjasama, karena Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sangat strategis, dan sudah paling awal dikenal secara nasional maupun internasional," tukasnya.

Sebelumnya, kawasan Wisata Gunung Bromo kembali ditutup total sejak Rabu malam (7/9/2023) kemarin pukul 22.00 WIB, pasca ada kebakaran di lahan Bukit Teletubbies pada Blok Savana Bukit Watangan. Diduga kebakaran akibat adanya aktivitas wisatawan yang menyalakan flare saat foto prewedding di kawasan Bukit Teletubbies.

Akibat kejadian itu, satu manajer EO prewedding berinisial AW ditetapkan sebagai tersangka. Dirinya dikenakan Pasal Pasal 50 Ayat 3 Huruf d juncto Pasal 78 ayat 4 Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Selain itu, ada sangkaan Pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000.

Kebakaran juga membuat jalur alternatif Malang - Lumajang melalui Poncokusumo dan kawasan TNBTS ditutup total. Penutupan dilakukan untuk memudahkan proses pemadaman dan penanganan api.

Kerugian pun diperkirakan mencapai Rp 5,4 miliar dari pendapatan tiket masuk wisatawan, biaya pemadaman melalui jalur darat, kerugian pelaku-pelaku wisata sejak tanggal 6 September hingga 10 September 2023.

Wisata Gunung Bromo sendiri sudah dibuka untuk umum sejak Selasa (19/9/2023) per pukul 00.01 WIB. Namun hingga Kamis kemarin atau tiga hari pasca dibuka, tercatat sebanyak 760 wisatawan yang masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jumlah itu terdiri dari 576 wisatawan domestik dan 185 wisatawan mancanegara (wisman).
(hri)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1875 seconds (0.1#10.140)