Kisah Ken Dedes Menceburkan Diri ke Sumur Windu Menolak Lamaran Joko Lulo
Jum'at, 22 September 2023 - 05:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Murka Anusapati Setelah Ken Dedes Bocorkan Pembunuhan Tunggul Ametung oleh Ken Arok
Secara rasional manusia, ini merupakan syarat yang tak mungkin terwujud.Namun tidak disangka, Joko Lolo mampu mewujudkan persyaratan tersebut. Dalam waktu singkat, laki-laki buruk rupa itu berhasil membuat sumur itu. Tentu saja usaha Joko Lulo itu membuat kaget Ken Dedes.
Itu artinya, Ken Dedes harus menerima pinangan si laki-laki buruk rupa itu karena syarat yang diajukan telah terpenuhi.
Merasa pinangannya diterima oleh Ken Dedes, maka keluarga Joko Lulo meminta bahwa pertemuan pengantin hendaknya dilaksanakan pada waktu tengah malam.
Artinya, temu manten itu dilakukan sebelum suara tempat nasi terdengar yang menandakan datangnya pagi. Dipilihnya waktu tengah malam itu untuk menutupi wajah Joko Lulo yang buruk. Semua permintaan ini pun dipenuhi oleh keluarga Ken Dedes.
Namun, tanpa diduga tiba-tiba muncul gangguan. Ketika Joko Lulo dan Ken Dedes hendak dipertemukan, tiba- tiba terdengar suara tompo, tempat nasi dari bambu, yang dibunyikan oleh para gadis Panawijen.
Bahkan sebagian orang ada yang membakar jerami di sebelah timur sehingga seolah matahari telah merekah. Ayam-ayam pun berkokok karena mengira pagi hari telah datang. Saat cahaya menyemburat, terlihat jelas wajah Joko Lulo yang sangat buruk.
Secara rasional manusia, ini merupakan syarat yang tak mungkin terwujud.Namun tidak disangka, Joko Lolo mampu mewujudkan persyaratan tersebut. Dalam waktu singkat, laki-laki buruk rupa itu berhasil membuat sumur itu. Tentu saja usaha Joko Lulo itu membuat kaget Ken Dedes.
Itu artinya, Ken Dedes harus menerima pinangan si laki-laki buruk rupa itu karena syarat yang diajukan telah terpenuhi.
Merasa pinangannya diterima oleh Ken Dedes, maka keluarga Joko Lulo meminta bahwa pertemuan pengantin hendaknya dilaksanakan pada waktu tengah malam.
Artinya, temu manten itu dilakukan sebelum suara tempat nasi terdengar yang menandakan datangnya pagi. Dipilihnya waktu tengah malam itu untuk menutupi wajah Joko Lulo yang buruk. Semua permintaan ini pun dipenuhi oleh keluarga Ken Dedes.
Namun, tanpa diduga tiba-tiba muncul gangguan. Ketika Joko Lulo dan Ken Dedes hendak dipertemukan, tiba- tiba terdengar suara tompo, tempat nasi dari bambu, yang dibunyikan oleh para gadis Panawijen.
Bahkan sebagian orang ada yang membakar jerami di sebelah timur sehingga seolah matahari telah merekah. Ayam-ayam pun berkokok karena mengira pagi hari telah datang. Saat cahaya menyemburat, terlihat jelas wajah Joko Lulo yang sangat buruk.
Lihat Juga :