Kisah Mbah Suro, Antek PKI yang Coba Bangkit Lewat Praktik Dukun Klenik
Selasa, 19 September 2023 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
“Sisa-sisa pengikut Amir Sjarifuddin dalam peristiwa Madiun pernah menggunakan daerah itu (Randublatung Blora)sebagai basis mereka melanjutkan perjuangan PKI”.
Mbah Suro menjadikan Nginggil Randublatung sebagai pusat gerakan kebangkitan PKI. Tidak hanya melakukan propaganda agitasi dan termasuk memperlihatkan ciri khas ikat kepala hitam.
Gerakan Mbah Suro Nginggil juga menyiapkan kekuatan bersenjata, yakni dengan dibentuknya pasukan Banteng Wulung untuk pasukan laki-laki dan Banteng Sarinah untuk pasukan perempuan.
Tidak menunggu berkembang lebih besar. Pada tahun 1968 gerakan Mbah Suro langsung ditumpas. Oleh pasukan RPKAD, Kodam Diponegoro dan Kodam Brawijaya, gerakan Suro Nginggil dibubarkan.
Terungkap dari sejumlah dokumen yang disita, gerakan Mbah Suro dalam menyusun kekuatan mendapat bantuan keuangan dari sejumlah aktivis Baperki (Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia).
Mbah Suro menjadikan Nginggil Randublatung sebagai pusat gerakan kebangkitan PKI. Tidak hanya melakukan propaganda agitasi dan termasuk memperlihatkan ciri khas ikat kepala hitam.
Gerakan Mbah Suro Nginggil juga menyiapkan kekuatan bersenjata, yakni dengan dibentuknya pasukan Banteng Wulung untuk pasukan laki-laki dan Banteng Sarinah untuk pasukan perempuan.
Tidak menunggu berkembang lebih besar. Pada tahun 1968 gerakan Mbah Suro langsung ditumpas. Oleh pasukan RPKAD, Kodam Diponegoro dan Kodam Brawijaya, gerakan Suro Nginggil dibubarkan.
Terungkap dari sejumlah dokumen yang disita, gerakan Mbah Suro dalam menyusun kekuatan mendapat bantuan keuangan dari sejumlah aktivis Baperki (Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia).
(hri)
Lihat Juga :