PBB Layangkan Tuduhan Kejatahan Perang Terhadap Myanmar

Rabu, 29 April 2020 - 21:16 WIB
loading...
A A A
Dua juru bicara militer tidak menjawab panggilan telepon mencari komentar. Seorang juru bicara pemerintah juga tidak menjawab panggilan telepon dimintai komentar. Namun sebelumnya pihak tentara Myanmar telah membantah menargetkan warga sipil dan telah menyatakan kelompok pemberontak, Tentara Arakan, sebuah organisasi teroris.

Pemerintah telah berulang kali menolak permintaan Lee untuk memasuki Myanmar. Dia sebelumnya menuduh tentara Myanmar melakukan genosida dan kejahatan perang lainnya terhadap minoritas Muslim Rohingya di Rakhine pada tahun 2017, ketika sekitar 700.000 melarikan diri dari penumpasan tentara.

Tentara dan pemerintah secara konsisten menolak tuduhan tersebut dan mengatakan militer hanya menanggapi serangan oleh gerilyawan Muslim Rohingya.

Pasukan pemerintah dan pejuang dari Tentara Arakan, yang menginginkan otonomi yang lebih besar untuk wilayah barat Myanmar dan merekrut sebagian besar dari mayoritas Buddha di wilayah itu, telah terkunci dalam pertempuran selama lebih dari setahun, tetapi bentrokan telah meningkat baru-baru ini. Lusinan orang telah terbunuh dan puluhan ribu lainnya mengungsi.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Keluhkan Pajak...
Warga Keluhkan Pajak Naik 400 Persen, Pemkab Semarang Akhirnya Batalkan Kenaikan PBB-P2
Profil Effendi Edo,...
Profil Effendi Edo, Wali Kota Cirebon yang Disorot Gara-gara Rumor Kenaikan PBB 1.000 Persen
Pramono Hadiri Forum...
Pramono Hadiri Forum PBB di New York, Rano Karno: Bukan Kelas Kaleng-kaleng
Gempa Myanmar Jadi Peringatan,...
Gempa Myanmar Jadi Peringatan, HIPMI Jaya Dorong Regulasi Bangunan Antigempa di Jakarta
Disekap di Myanmar,...
Disekap di Myanmar, Eks Anggota DPRD Indramayu Minta Bantuan Presiden Prabowo
Bikin Paspor Pakai Identitas...
Bikin Paspor Pakai Identitas WNI, Perempuan Warga Myanmar Ditangkap Imigrasi Cilacap
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved