Petaka Kematian Raja Jayanagara Tewas Dibunuh Tabib Istana saat Pembedahan Bisul

Senin, 28 Agustus 2023 - 07:05 WIB
loading...
Petaka Kematian Raja...
Ilustrasi kesaktian Raja Majapahit Jayanagara. Foto/Istimewa
A A A
Raja Majapahit Jayanagara tewas saat menjalani pengobatan dengan tabib istana. Keinginannya menikahi dua anak dari Gayatri sang ibu tirinya sekaligus saudara sendiri membuat geger istana.

Konon banyak dari pejabat istana yang tidak sepakat dengan putusan Jayanagara yang konon memerintah dengan egoisme tinggi. Hal itulah yang juga memunculkan beberapa rencana jahat kepada raja kedua di Kerajaan Majapahit.

Peristiwa pemberontakan Ra Kuti yang berhasil dipadamkan menjadi awal bagaimana ketidakpuasan pejabat istana ke Jayanagara sendiri. Namun pemberontakan itu berhasil digagalkan oleh Gajah Mada dan pasukan Bhayangkara-nya.

Baca Juga: Kisah Raja Majapahit Raden Wijaya Kerahkan 27 Kuda Sakti Runtuhkan Kerajaan Kediri

Selanjutnya, sifat Jayanagara yang tak berubah dan kian parah menjadikan murka dan dinamika istana Majapahit mian tinggi. Gayatri selaku istri dari pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya pun dibuat berang dengan niatan sang raja itu.

Kebetulan momen itu ada ketika sang raja menderita sakit bisul, sebagaimana dikutip dari ”Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit”.

Niat untuk menikahi dua saudara perempuan Jayanagara yang cantik jelita Tribhuwana Tunggadewi dan Rajadewi Maharajasa membuat berang Gajah Mada juga, ketika ia dikabari oleh dharmaputra atau pejabat senior Ra Tanca.

Keinginan menghabisi Jayanagara mulai disusun oleh Gajah Mada usai bertemu dengan Gayatri. Kebetulan, Raja Jayanagara menderita sakit bubuh (bisul). Beliau tidak dapat keluar dari istana, selalu berbaring di atas tempat tidur.

Baca Juga: Sosok Arya Wiraraja, Aktor Pemberontakan Kerajaan Singasari dan Penyelamat Raja Majapahit

Tanca dipanggil untuk masuk ke kamar tidur untuk mengobatinya.Bagaimanapun bengkak itu harus dibedah. Satu dua kali tidak berhasil. Sang raja dipersilakan mengesampingkan selimutnya, untuk ketiga kalinya bengkak itu diiris. Kali itu pembedahan berhasil.

Malangnya seiring pembedahan bisul itu, Ra Tanca yang sudah mendapat instruksi khusus dari Gajah Mada langsung menikam sang raja. Matilah Jayanagara di kamar tidurnya di tangan dokter istana.

Gajah Mada segera bangkit dan menusuk Tanca. Tanca pun mati pada waktu itu juga. Langkah itu untuk menutupi jejak dan seolah - olah Ra Tanca-lah pemicu pembunuhan raja kedua.

Baca Juga: Misteri Pemberontakan Penjahat Caya Raja yang Digagalkan Raja Singasari Kertanagara

Peristiwa terjadi Tahun Saka 1250 atau Masehi 1328. Jenazahnya dimakamkan di dalam istana.

Kakawin Nagarakretagama sama sekali tak menyinggung peristiwa tersebut. Hanya memberitahukan bahwa tahun Saka 1250 sang prabu pulang ke Haripada, segera dimakamkan di dalam pura; didirikan di atas makam beliau sebuah arca Wisnu yang sangat indah.

Di Sela Petak dan di Bubat didirikan arca Wisnu untuk beliau; di Sukalila didirikan arca Budha sebagai Amogasidi.

Pemberitaan yang demikian dalam Nagarakretagama sudah biasa. Wafat raja Kertanagara, Raja Rajasa, Raja Anusapati diberitakan demikian juga, seolah wafatnya biasa saja.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Fadli Zon: Kita Perlu...
Fadli Zon: Kita Perlu Tulis Sejarah Kerajaan dan Kesultanan
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved