Ganjar Pranowo Siap Gerak Lebih Cepat Majukan Indonesia

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 03:10 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Siap...
Bacapres Ganjar Pranowo saat berada di hadapan 33 ribu massa Apel Siaga PDIP Jateng. Foto/MPI/Eka Setiawan
A A A
SEMARANG - Gerak cepat bakal dilakukan Bacapres Ganjar Pranowo, untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Pondasi yang didirikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurutnya merupakan pencapaian dan bekal kuat yang harus dilanjutkan dan dipercepat.

Baca juga: Di Hadapan Ribuan Massa, Ganjar Sampaikan Kunci Membangun Indonesia

"Saya berdiri di sini sebagai bakal calon presiden, dan telah memegang mandat untuk bergerak lebih cepat, bergerak sat set meneruskan pencapaian-pencapaian tersebut," kata Ganjar yang juga Bacapres Partai Perindo, dalam pidato politiknya di depan 33 ribu kader PDIP di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, pada Jumat (25/8/2023) malam.



Dalam pidatonya itu, Ganjar lebih dahulu menyampaikan bahwa ia berdiri sebagai bacapres dengan keyakinan bahwa Indonesia sedang bertransformasi menuju negara maju. Selama dua periode, pemerintahan Presiden Jokowi yang merupakan kader PDIP, telah berhasil melakukan terobosan yang signifikan.

Baca juga: Antisipasi Dampak Kebakaran TPA Sarimukti, Ini Langkah yang Diambil Ridwan Kamil

Di bidang infrastruktur, misalnya, Presiden Jokowi telah membangun jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 km di tahun 2014, menjadi 47.817 km di tahun 2022. Berarti selama delapan tahun, bertambah 1.385 Km.

Sementara jalan tol, dari sebelumnya 1.500 km di tahun 2014 menjadi 2.499 km pada tahun lalu. Itu belum termasuk penambahan pembangunan jalan provinsi, kabupaten, dan jalan desa yang meningkat sangat signifikan. Belum lagi pembangunan bendungan, dan infrastruktur energi.

"Saya harus sat set, memperluas konektivitas dan integrasi domestik yang kuat dan efisien. Baik konektivitas laut, darat, dan udara; konektivitas perdesaan dan perkotaan; konektivitas Indonesia bagian barat, tengah, dan timur; serta pembangunan kawasan khusus," katanya.

Presiden Jokowi juga telah mewujudkan swasembada pangan, dengan konsisten memproduksi beras. Yang tidak kalah penting, Presiden Jokowi juga telah berhasil meletakkan pondasi untuk transformasi ekonomi ke depan di bidang ekonomi hijau.

Hari ini Indonesia dilihat sebagai salah satu pemain utama di ekosistem kendaraan listrik. Presiden Jokowi juga telah berhasil membangun konektivitas digital, melalui program Palapa Ring 1-3 sehingga ekonomi digital Indonesia melompat signifikan.

Baca juga: Kabid Humas Polda Jatim Benarkan Ada Penangkapan Sabu 100 Kg oleh BNN

"Saya juga harus lari berakselerasi melakukan transformasi digital di berbagai bidang, termasuk transportasi dan logistik, ekonomi dan keuangan digital, pemerintahan digital, kota pintar, serta kesehatan dan pendidikan digital. Untuk sektor pertanian, kita juga mesti menuntaskan reforma agraria untuk mendukung kekuatan produktivitas petani," kata Ganjar.

Sementara di bidang perlindungan sosial, lanjut Ganjar, harus memperkuat jaminan sosial yang bertumpu kepada gotong royong BPJS, agar kesehatan yang layak dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan fasilitas terbaik.

Hal lain yang bisa diperkuat adalah capaian penurunan stunting sebesar 21,6 persen, yang masih di atas standar WHO sebesar 20 persen. Inilah pekerjaan rumah besar yang mesti segera digarap serius, agar mempercepat penurunan stunting hingga di bawah lima persen.

Percepatan program-program kerja juga harus dilakukan untuk inovasi ekonomi hijau. Saat ini, Skor Indonesia dalam Green Growth Index (GGI) pada tahun 2022 sebesar 57,36, sudah lebih tinggi dari rerata global sebesar 54,83. Prestasi ini bisa ditingkatkan dengan akselerasi transisi energi berkeadilan, transportasi ramah lingkungan, dan penerapan ekonomi sirkuler.

"Sekali lagi, saya diberi mandat untuk maju sebagai calon presiden untuk memastikan Indonesia bisa melompat menjadi negara maju. Pencapaian-pencapaian program pembangunan Jokowi bisa dijadikan dasar untuk melakukan lompatan," tegasnya.

Baca juga: Ngeri! Telinga Bocah Pasuruan Putus Digigit Teman saat Mengaji

"Yang harus kita lakukan sekarang adalah, bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat, sat set, terus melaju untuk Indonesia Maju. Presiden Jokowi telah membangun pondasi untuk mewujudkan cita-cita kita itu," kata Ganjar.

Dalam pidatonya, Ganjar juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah menata fundamen kemakmuran Republik Indonesia dengan memperkokoh tatanan fisik, tatanan mental dan spiritual. Seluruh spirit kerja Presiden Jokowi itu, tegas Ganjar akarnya berasal dari PDIP.

Maka dari itu, menurutnya jangan sampai kader PDIP pedhot oyot. Jangan sampai perjuangan yang telah dilakukan tercerabut dari akarnya, agar semua capaian yang ada tidak bertumbangan.

"Karena itu saudara-saudara, mulai hari ini, akan kita seruduk sekat-sekat penghambat kemajuan negara. 171 hari lagi, saudara-saudara. 171 hari lagi perjuangan kita akan menentukan nasib bangsa dan negara."

"Hari-hari ke depan, semua langkah dan ucapan kita akan sangat menentukan. Maka, rampakkan barisan. Mantapkan langkah ke depan. Kita tata satu persatu batu bata bangunan kemenangan. Merdeka! Merdeka! Merdeka!," tutup Ganjar yang membakar semangat para kader.

Baca juga: Bupati Blitar Mak Rini Digeruduk Wartawan, Dituding Hidupkan Pers Gaya Orde Baru

Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengatakan, PDIP telah mengabdikan diri untuk masyarakat. PDIP juga telah berhasil mengantarkan kader terbaiknya, yaitu Presiden Jokowi sebagai presiden yang berhasil selama dua periode. PDIP juga sudah ikut mengawal program presiden selama dua periode ini.

"Kita ingin kepemimpinan nasional ke depan dapat diteruskan oleh presiden dan wakil presiden baru dari PDIP. Kita akan bekerja dan berjuang bersama untuk kemenangan PDIP pada Pemilu 2024. Kita akan menangkan Ganjar Pranowo sebagai presiden. Dari Jawa Tengah kita bawa kemenangan ke seluruh Indonesia," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
PDIP Desak Investigasi...
PDIP Desak Investigasi Menyeluruh Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kunjungi Pengobatan...
Kunjungi Pengobatan Gratis di Tangerang, Marinus PDIP: Manfaatkan, Biaya Berobat Mahal
PDIP Temukan Ketidaksingkronan...
PDIP Temukan Ketidaksingkronan Data untuk Pemulihan Bencana Sumatera
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved