Lantik 77 Kepala Sekolah, Ridwan Kamil Titip Pesan Cetak Generasi Emas 2045
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
"Pertama titip jagalah intergritas dimanapun anda ditugaskan ingatlah niat pertama kita semua menjadi PNS harus selalu dikunjungi, tahan terhadap godaan godaan materi, jabatan, dan godaan lain lain," ungkapnya.
Kedua, lanjut Kang Emil, kepala sekolah harus melayani para siswa dan orang tua murid dengan sabar dan sepenuh hati.
Baca juga: Ridwan Kamil Bangga Hari Kemenkumham 2023 Digelar di Lapangan Gasibu Bandung
"Layani tupoksi sesuai dengan sepenuh hati khusus kepala sekolah tentunya siswa-siswa dan orang tua siswa harus dilayani dengan sabar, jaga intergritas khususnya PPDB mungkin nanti yang menyertai tahun depan dan seterusnya," katanya.
Kang Emil juga meminta untuk bekerja secara profesional dan tidak berhenti untuk terus belajar. Sebab menurutnya, banyak perubahan di dunia yang mempengaruhi dunia pendidikan
"Hari ini kita ada disrupsi digital, ada disrupsi AI, ada disrupsi chat GPT, ada disrupsi begitu mudahnya anak anak mengakses informasi, begitu mudah pula anak anak terekspos dengan sisi buruk dari yang namanya revolusi digital, penipuan online, cyber bullying kemudian juga hal hal buruk secara sosial yang terjadi dibalik lompatan lompatan digital itu juga harus diperhatikan," tuturnya.
Kedua, lanjut Kang Emil, kepala sekolah harus melayani para siswa dan orang tua murid dengan sabar dan sepenuh hati.
Baca juga: Ridwan Kamil Bangga Hari Kemenkumham 2023 Digelar di Lapangan Gasibu Bandung
"Layani tupoksi sesuai dengan sepenuh hati khusus kepala sekolah tentunya siswa-siswa dan orang tua siswa harus dilayani dengan sabar, jaga intergritas khususnya PPDB mungkin nanti yang menyertai tahun depan dan seterusnya," katanya.
Kang Emil juga meminta untuk bekerja secara profesional dan tidak berhenti untuk terus belajar. Sebab menurutnya, banyak perubahan di dunia yang mempengaruhi dunia pendidikan
"Hari ini kita ada disrupsi digital, ada disrupsi AI, ada disrupsi chat GPT, ada disrupsi begitu mudahnya anak anak mengakses informasi, begitu mudah pula anak anak terekspos dengan sisi buruk dari yang namanya revolusi digital, penipuan online, cyber bullying kemudian juga hal hal buruk secara sosial yang terjadi dibalik lompatan lompatan digital itu juga harus diperhatikan," tuturnya.
Lihat Juga :