Buka Rakernas IAI 2023, Ganjar Ajak Apoteker Riset dan Kolaborasi untuk Antisipasi Penyakit
Kamis, 24 Agustus 2023 - 12:51 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membuka Rakernas IAI 2023. Foto/R August/MPI
A
A
A
SOLO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023 Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Hotel Grand Mercure, Sukoharjo, Kamis (24/08/2023). Pertemuan tersebut diharapkan akan mampu menghasilkan produk obat sendiri.
Ganjar menjelaskan, perkembangan medis hari ini sangat luar biasa. PIT dan Rakernas IAI tahun harus menjadi momentum para apoteker untuk melakukan riset dan kolaborasi mengantisipasi perubahan dan perkembangan dunia medis khususnya soal penanganan penyakit.
Peran apoteker, lanjut Ganjar, menjadi sangat penting untuk menyiapkan kekuatan farmatologis dari dalam negeri. Menurutnya riset dan development harus dilakukan terus menerus.
"Jangan sampai seperti kemarin kita panik semuanya karena kita tidak punya obat," katanya saat diwawancarai.
Baca Juga: Kemarau, Ganjar Minta Tirta Utama Jateng Perluas Cakupan Suplai Air Bersih
">Ganjar menjelaskan, perkembangan medis hari ini sangat luar biasa. PIT dan Rakernas IAI tahun harus menjadi momentum para apoteker untuk melakukan riset dan kolaborasi mengantisipasi perubahan dan perkembangan dunia medis khususnya soal penanganan penyakit.
Peran apoteker, lanjut Ganjar, menjadi sangat penting untuk menyiapkan kekuatan farmatologis dari dalam negeri. Menurutnya riset dan development harus dilakukan terus menerus.
"Jangan sampai seperti kemarin kita panik semuanya karena kita tidak punya obat," katanya saat diwawancarai.
Baca Juga: Kemarau, Ganjar Minta Tirta Utama Jateng Perluas Cakupan Suplai Air Bersih
PIT dan Rakernas IAI 2023 sendiri diikuti oleh sekitar 2.000-an apoteker dari seluruh Indonesia. Mengangkat tema 'Synergizing Global Innovation: Empowering Pharmacy for Sustainable Global Health Solutions' kegiatan ini diadakan mulai 22-26 Agustus 2022.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IAI, Noffrendi menjelaskan, pihaknya tengah mensinergikan apotek bukan hanya dalam aspek pelayanan tetapi dimulai dari produksi obat dan distribusi obat. Tujuannya untuk membuat inovasi sesuai tuntutan global.
"Harapan kami apoteker perannya untuk inovasi pembuatan sediaan farmasi semakin mendapat dukungan pemerintah. Karena Salah satu keinginan pemerintah supaya kita bisa memproduksi obat sendiri," katanya.