Festival Golo Koe di Labuan Bajo Jadi Pariwisata Inklusif Lintas Batas
Rabu, 16 Agustus 2023 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Terutama jumlah pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam Festival Golokoe kali ini lebih banyak.
"Penyelenggaraan event-event seperti ini menjadi peluang yang baik untuk penyerapan produk ekraf. Ke depannya, semua UMKM kami buatkan databasenya untuk keperluan pengembangan produk baik dari segi konten maupun kemasan melalui program kolaborasi kami bersama Kemenparekraf seperti Bedah Kemasan Like Exotic NTT dan juga Floratama Academy untuk membantu akses pasar lebih luas bagi para pelaku UMKM," jelas Shana.
Lebih lanjut Shana menekankan, kedepannya BPOLBF akan terus memperkuat kemitraan dengan Keuskupan Ruteng untuk mewujudkan pariwisata inklusif dan berkelanjutan yang menjadikan pariwisata di Labuan Bajo Flores mudah diakses dengan melibatkan kontribusi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu yang menjadi highlight Festival Golokoe, adalah Prosesi Perarakan Laut dan Darat Bunda Maria Assumpta Nusantara, yang dilaksanakan pada hari ke-4 dan diikuti oleh umat Keuskupan Ruteng di Tiga Manggarai dan dipimpin langsung oleh Uskup Ruteng.
Atraksi religi yang menjadi unggulan Festival Golokoe ini disambut antusias masyarakat dan pengunjung yang hadir.
"Saya mengikuti prosesi ini dengan penuh rasa haru karena baru pertama kali mengikuti perarakan patung Bunda Maria yang seperti ini, di laut dan darat. Selama 3 malam berturut-turut saya bersama teman-teman juga selalu ke Waterfront untuk menonton berbagai atraksi yang disuguhkan dan berbelanja produk kuliner yang disediakan di booth UMKM", ujar Windi, salah seorang pengunjung Festival Golo Koe.
"Penyelenggaraan event-event seperti ini menjadi peluang yang baik untuk penyerapan produk ekraf. Ke depannya, semua UMKM kami buatkan databasenya untuk keperluan pengembangan produk baik dari segi konten maupun kemasan melalui program kolaborasi kami bersama Kemenparekraf seperti Bedah Kemasan Like Exotic NTT dan juga Floratama Academy untuk membantu akses pasar lebih luas bagi para pelaku UMKM," jelas Shana.
Lebih lanjut Shana menekankan, kedepannya BPOLBF akan terus memperkuat kemitraan dengan Keuskupan Ruteng untuk mewujudkan pariwisata inklusif dan berkelanjutan yang menjadikan pariwisata di Labuan Bajo Flores mudah diakses dengan melibatkan kontribusi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu yang menjadi highlight Festival Golokoe, adalah Prosesi Perarakan Laut dan Darat Bunda Maria Assumpta Nusantara, yang dilaksanakan pada hari ke-4 dan diikuti oleh umat Keuskupan Ruteng di Tiga Manggarai dan dipimpin langsung oleh Uskup Ruteng.
Atraksi religi yang menjadi unggulan Festival Golokoe ini disambut antusias masyarakat dan pengunjung yang hadir.
"Saya mengikuti prosesi ini dengan penuh rasa haru karena baru pertama kali mengikuti perarakan patung Bunda Maria yang seperti ini, di laut dan darat. Selama 3 malam berturut-turut saya bersama teman-teman juga selalu ke Waterfront untuk menonton berbagai atraksi yang disuguhkan dan berbelanja produk kuliner yang disediakan di booth UMKM", ujar Windi, salah seorang pengunjung Festival Golo Koe.
(shf)
Lihat Juga :