Kejari Kabupaten Bekasi Naikkan Status Dugaan Gratifikasi Oknum DPRD ke Penyidikan
Selasa, 15 Agustus 2023 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
Kasus dugaan gratifikasi suap proyek APBD ini mencuat setelah beberapa elemen masyarakat melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dengan nomor 0117/VIII-DPP/LSM.LIAR/2023 dan 0299/GIBAS/DPR-BKS/VIII/2023.
Laporan itu tertanggal 7 Agustus 2023 perihal dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi suap oknum DPRD Kabupaten Bekasi. Kasus suap ini bermula dari pemberian janji kepada pihak rekanan pelaksana kegiatan fisik proyek aspirasi atau pokok pikiran legislatif.
Janji sebagaimana antara lain dengan adanya dugaan kuat bahwasanya oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi tersebut telah menerima imbalan uang tunai ratusan juta rupiah. Tak hanya uang tunai, rupanya imbalan dengan bentuk barang turut diberikan.
Dua unit mobil mewah jenis Mitsubishi Pajero dan BMW dari kontraktor yang dijanjikan proyek kepada oknum salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi. Dua unit kendaraan tersebut diketahui diberikan oleh kontraktor lokal berinisial RS.
Laporan itu tertanggal 7 Agustus 2023 perihal dugaan tindak pidana korupsi dan gratifikasi suap oknum DPRD Kabupaten Bekasi. Kasus suap ini bermula dari pemberian janji kepada pihak rekanan pelaksana kegiatan fisik proyek aspirasi atau pokok pikiran legislatif.
Janji sebagaimana antara lain dengan adanya dugaan kuat bahwasanya oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi tersebut telah menerima imbalan uang tunai ratusan juta rupiah. Tak hanya uang tunai, rupanya imbalan dengan bentuk barang turut diberikan.
Dua unit mobil mewah jenis Mitsubishi Pajero dan BMW dari kontraktor yang dijanjikan proyek kepada oknum salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi. Dua unit kendaraan tersebut diketahui diberikan oleh kontraktor lokal berinisial RS.
(hab)
Lihat Juga :