Hasil Test 'Swab PCR' Covid-19, Dua Warga Dairi Dinyatakan Negatif
Rabu, 29 April 2020 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Dan untuk pasien Safarianti adalah warga Dairi yang merupakan Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang meninggal di RS Adam Malik, pada Selasa (21/4/2020) lalu dan sudah dikebumikan di TPU Simalingkar kota Medan.
Pasien ini adalah pasien rujukan dari salah satu rumah sakit swasta di Medan dan mendapatkan pernanganan medis di RSUP Adam Malik pada tanggal 17 April 2020.
Pasien merupakan warga Dairi asal Kecamatan Berampu ini jauh sebelumnya sudah memiliki riwayat diabetes melitus/kencing manis, penyakit gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah secara rutin dan sudah berada di salah satu rumah sakit swasta mendapatkan penanganan medis atas penyakit yang dideritanya sejak bulan Januari 2020 lalu.
Kemudian, pasien saat menjalani rujukan medis ke RSUP Adam Malik dilakukan pemeriksaan darah rutin, foto thoraks dan pemeriksaan rapid test dengan hasil positif, yang kemudian dilakukan kembali test swab PCR untuk memastikan diagnosa pasien apakah terpapar virus Covid-19 yang hasilnya dikirim ke Jakarta untuk diuji Laboratorium.
"Untuk kedua peristiwa ini, kembali kami atas nama Gugus Tugas Kabupaten Dairi mengimbau agar tidak mudah menyimpulkan dan menghakimi seorang pasien terpapar Virus Covid-19 sebelum adanya dilakukan diagnosa yang tepat berupa hasil Swab dan Uji Laboratorium, agar tidak tercipta keresahan ditengah masyarakt sebagaimna yang sempat dialami oleh pasien yang bersangkutan yang sempat mengalami tekanan psikis akibat muculnya pemberitaan yang belum terkonfirmasi kebenarannya." pungkasnya.
Pasien ini adalah pasien rujukan dari salah satu rumah sakit swasta di Medan dan mendapatkan pernanganan medis di RSUP Adam Malik pada tanggal 17 April 2020.
Pasien merupakan warga Dairi asal Kecamatan Berampu ini jauh sebelumnya sudah memiliki riwayat diabetes melitus/kencing manis, penyakit gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah secara rutin dan sudah berada di salah satu rumah sakit swasta mendapatkan penanganan medis atas penyakit yang dideritanya sejak bulan Januari 2020 lalu.
Kemudian, pasien saat menjalani rujukan medis ke RSUP Adam Malik dilakukan pemeriksaan darah rutin, foto thoraks dan pemeriksaan rapid test dengan hasil positif, yang kemudian dilakukan kembali test swab PCR untuk memastikan diagnosa pasien apakah terpapar virus Covid-19 yang hasilnya dikirim ke Jakarta untuk diuji Laboratorium.
"Untuk kedua peristiwa ini, kembali kami atas nama Gugus Tugas Kabupaten Dairi mengimbau agar tidak mudah menyimpulkan dan menghakimi seorang pasien terpapar Virus Covid-19 sebelum adanya dilakukan diagnosa yang tepat berupa hasil Swab dan Uji Laboratorium, agar tidak tercipta keresahan ditengah masyarakt sebagaimna yang sempat dialami oleh pasien yang bersangkutan yang sempat mengalami tekanan psikis akibat muculnya pemberitaan yang belum terkonfirmasi kebenarannya." pungkasnya.
(nfl)
Lihat Juga :