Kronologi Anggota Paskibraka Meninggal Dunia Mendadak, Sempat Pingsan 2 kali
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Namun lagi-lagi sopir ambulans dari pihak puskesmas juga tidak ada, dan akhirnya digantikan oleh salah seorang warga Bogem. Sampai di rumah, para tetangga kaget mengetahui Aulia meninggal dunia karena sebelumnya terlihat bugar dan tidak menunjukkan sakit sedikitpun.
"Teman-temannya juga datang dan banyak yang menangis," ujarnya.
Jenazah Aulia kemudian dimakamkan pada hari Kamis kemarin. Dan pada hari Kamis itu pula sejumlah warga yang tergabung dalam relawan pengemudi ambulans mendatangi Puskesmas Bayat untuk melakukan klarifikasi.
Para relawan ini juga menuntut kepada pihak Puskesmas untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Karena meskipun sebagai Puskesmas rawat inap yang 24 jam melayani warg, namun ternyata seringkali tidak dijumpai dokter dan juga sopir mobil ambulans.
Para relawan ini menuntut agar pihak Puskesmas meningkatkan pelayanannya dan dokter harus ada setiap saat.
Demikian juga keberadaan sopir mobil ambulans juga harus stand by di Puskesmas tersebut karena jika dibutuhkan sewaktu-waktu bisa langsung mengirimkan mobil ambulans.
Sebelumnya diberitakan Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto ketika dikonfirmasi juga membenarkan jika ada anggota paskibraka di Gedangsari yang meninggal dunia, Rabu (9/8/2023) kemarin. Pagi hari sebelum sakit, siswa SMA ini memang ikut latihan Paskibraka.
"Iya, meninggal dunia (MD) mendadak di rumahnya karena sakit," kata Suryanto.
"Teman-temannya juga datang dan banyak yang menangis," ujarnya.
Jenazah Aulia kemudian dimakamkan pada hari Kamis kemarin. Dan pada hari Kamis itu pula sejumlah warga yang tergabung dalam relawan pengemudi ambulans mendatangi Puskesmas Bayat untuk melakukan klarifikasi.
Para relawan ini juga menuntut kepada pihak Puskesmas untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Karena meskipun sebagai Puskesmas rawat inap yang 24 jam melayani warg, namun ternyata seringkali tidak dijumpai dokter dan juga sopir mobil ambulans.
Para relawan ini menuntut agar pihak Puskesmas meningkatkan pelayanannya dan dokter harus ada setiap saat.
Demikian juga keberadaan sopir mobil ambulans juga harus stand by di Puskesmas tersebut karena jika dibutuhkan sewaktu-waktu bisa langsung mengirimkan mobil ambulans.
Sebelumnya diberitakan Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto ketika dikonfirmasi juga membenarkan jika ada anggota paskibraka di Gedangsari yang meninggal dunia, Rabu (9/8/2023) kemarin. Pagi hari sebelum sakit, siswa SMA ini memang ikut latihan Paskibraka.
"Iya, meninggal dunia (MD) mendadak di rumahnya karena sakit," kata Suryanto.
(shf)
Lihat Juga :