Begini Cara Mantri Ableh Bikin Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Mirisnya, warga dari mulai anak-anak sekolah dasar hingga manula menjadi candu dan setiap hari mengkonsumsi obat tersebut.
Baca juga: Gempar! Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba, Mulai Anak-anak hingga Lansia
"Saya mendengar sendiri dari warga mantri Ableh memasarkan obat itu bukan hanya untuk pemuda tapi juga anak sekolah dasar atau nenek-nenek. jadi semua kalangan di desa saya mengkonsumsi narkoba," katanya.
Endang mengatakan, kiat Mantri Ableh menjual obat tramadol dan hexymer dengan cara memberikan secara gratis selama beberapa hari kepada setiap.
Dia mempromosikan jika obat tersebut membuat warga kuat bekerja dan juga kuat dalam berhubungan seks. Sedangkan untuk anak-anak dipastikan tidak akan mengantuk dan selalu semangat mengikuti sekolah.
"Pengakuan dari warga memang apa yang disampaikan Mantri Ableh benar dan manjur. Gara-gara itu ratusan warga kami kecanduan tramadol dan Hexymer. Setiap hari mereka minum itu tanpa takut akibanya," ujarnya.
Manurut Endang, dirinya mulai curiga dengan warganya setelah memperhatikan kelakuan aneh dari sebagian warganya.
Baca juga: Gempar! Warga Satu Kampung di Karawang Kecanduan Narkoba, Mulai Anak-anak hingga Lansia
"Saya mendengar sendiri dari warga mantri Ableh memasarkan obat itu bukan hanya untuk pemuda tapi juga anak sekolah dasar atau nenek-nenek. jadi semua kalangan di desa saya mengkonsumsi narkoba," katanya.
Endang mengatakan, kiat Mantri Ableh menjual obat tramadol dan hexymer dengan cara memberikan secara gratis selama beberapa hari kepada setiap.
Dia mempromosikan jika obat tersebut membuat warga kuat bekerja dan juga kuat dalam berhubungan seks. Sedangkan untuk anak-anak dipastikan tidak akan mengantuk dan selalu semangat mengikuti sekolah.
"Pengakuan dari warga memang apa yang disampaikan Mantri Ableh benar dan manjur. Gara-gara itu ratusan warga kami kecanduan tramadol dan Hexymer. Setiap hari mereka minum itu tanpa takut akibanya," ujarnya.
Manurut Endang, dirinya mulai curiga dengan warganya setelah memperhatikan kelakuan aneh dari sebagian warganya.
Lihat Juga :