alexametrics

14.043 Polisi Dikerahkan untuk Amankan Idul Adha 1441 H di Jabar

loading...
14.043 Polisi Dikerahkan untuk Amankan Idul Adha 1441 H di Jabar
Personel Ditlantas Polda Jabar saat apel pergeseran pasukan untuk pengamanan Idul Adha 1441 Hijriah. Foto/Humas Polda Jabar
A+ A-
BANDUNG - Sebanyak 14.043 personel dengan perincian 1.152 dari Polda Jabar dan 12.891 personel polres jajaran, dikerahkan untuk mengamankan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah pada Jumat (31/7/2020).

Selain pengamanan arus mudik dan balik, belasan ribu personel tersebut juga dikerahkan untuk mengamankan libur panjang Idul Adha 2020 yang bertepatan dengan long weekend, Jumat (30/7/2020) hingga Minggu (1/8/2020). (BACA JUGA:Arus Mudik di Jalur Selatan, Polresta Bandung Siapkan 2 Pos PAM)

"Libur panjang itu biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Maka, selain mengamankan arus mudik dan balik, petugas juga menjaga jalur-jalur wisata yang diprediksi bakal terjadi peningkatan dan kepadatan arus kendaraan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso, Rabu (29/7/2020).

Kombes Pol Erlangga mengemukakan, pengamanan juga bakal difokuskan di sarana ibadah atau lapangan yang digunakan untuk salat Id dan lokasi pemotongan hewan kurban serta pembagian daging. (BACA JUGA:Amankan Idul Adha, Polda Jabar Prediksi Puncak Mudik Kamis 30 Juli)



"Petugas akan memastikan masyarakat menerapkan disiplin protokol kesehatan saat salat Id dan pemotongan hewan korban sekaligus pembagian daging," ujar dia. (BACA JUGA:Libur Idul Adha, Polresta Bandung Gelar Rampcheck Kendaraan Umum)

Kabid Humas menuturkan, proses pelaksanaan pemotongan hewan kurban dan pembagian daging, masyarakat harus berpedoman kepada surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Nomor 18 Tahun 2020.



"Dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban dan pembagian daging harus berpedoman kepada protokol kesehatan seperti diatur dalam Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 18 Tahun 2020," tutur Kabid Humas.
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak