Arus Mudik di Jalur Selatan, Polresta Bandung Siapkan 2 Pos PAM

loading...
Arus Mudik di Jalur Selatan, Polresta Bandung Siapkan 2 Pos PAM
Arus kendaraan di jalur selatan Cileunyi masih terlihat normal. Puncak arus mudik Idul Adha 1441 H diprediksi terjadi Kamis (30/7/2020) malam. Foto/Humas Polresta Bandung
BANDUNG - Polresta Bandung dan jajaran menyiapkan pos pengamanan (pos pam) di jalur selatan untuk mengantisipasi puncak arus mudik Idul Adha 2020 yang diprediksi bakal terjadi pada Kamis (30/7/2020).

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pemudik diperkirakan mulai melintasi jalur selatan Kabupaten Bandung pada Kamis (30/7/2020) malam. (BACA JUGA:Amankan Idul Adha, Polda Jabar Prediksi Puncak Mudik Kamis 30 Juli)

Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik di jalur selatan dan kawasan wisata tersebut, kata Kasatlantas, Satlantas Polresta Bandung menyiapkan tiga pos pam, dua di jalur selatan dan satu di jalur wisata. "Kami siapkan tiga pos pam, yakni di Cikaledong (Nagreg), Cileunyi, dan kawasan Ciwidey (jalur wisata)," kata Kasatlantas. (BACA JUGA:Tak Ada Penyekatan, Polda Jabar Siap Amankan Mudik Idul Adha)

Selain pos pam, ujar Kompol R Erik, pihaknya juga melakukan persiapan, seperti pemasangan barier dan rampcheck kendaraan angkutan umum. Personel mulai hari ini diterjunkan ke lapangan dan mengisi pos yang telah disiapkan.



Arus Mudik di Jalur Selatan, Polresta Bandung Siapkan 2 Pos PAM

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Erik R Erik Bangun Prakasa meninjau kesiapan pos pam di Cikaledong untuk mengantisipasi puncak arus mudik. Foto/Humas Polresta Bandung

"Kami telah melakukan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan di pintu Tol Cileunyi hingga Nagreg. Arus kendaraan akan dialihan ke jalur alternatif," ujar dia. (BACA JUGA:Libur Idul Adha, Polresta Bandung Gelar Rampcheck Kendaraan Umum)

Kompol R Erik menuturkan, saat libur Idul Adha 1441 Hijriah yang di masa libur panjang, diprediksi terjadi lonjakan arus kendaraan dari arah Jakarta banyak menuju Bandung.



Namun arus kendaraan itu tak hanya pemudik, tetapi juga wisatawan. "Kami juga melakukan antisipasi di tempat wisata. Sebab, Kabupaten Bandung banyak kawasan wisata yang dikunjungi masyarakat dari luar kota," tutur Erik.

Pantuan arus lalulintas di jalur selatan, Cileunyi hingga Nagreg, Kabupaten Bandung masih relatif normal. Sejumlah pengendara roda dua yang mengarah ke arah selatan, seperti Garut dan Tasik serta ke Jawa Tengah masih sepi.

Adri salah satu pemudik yang hendak ke Yogyakarta, mengatakan, sengaja melakukan perjalanan mudik lebih awal agar tak terjebak kemacetan. "Biar santai dan ga terjebak macet makanya berangkat lebih awal," kata Andri di Cileunyi, Rabu (29/7/2020).
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top