Kisah Kambing Senduro Lumajang, Warisan Presiden Soekarno dan hingga Kini Jadi Incaran Asing
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 02:51 WIB
loading...
A
A
A
Ras kambing Senduro memiliki nama besar. Namanya populer sebagai salah satu ras kambing unggulan. Bahkan menurut pengetahuan Saiful yang diperolehnya dari akademisi kampus, kambing Senduro sudah dikenal di 33 negara.
Hal itu yang membuat kambing Senduro menjadi incaran. Di sisi lain harga beli yang diajukan juga menggiurkan. "Saat itu ibarat kata, siapa yang tidak tertarik dengan harga yang tinggi?," ungkapnya.
Baca juga: Wanita Muda dan Seorang Pria Ditangkap saat Hendak Jual 3 Orang ke Perusahaan Judi Online
Sebelum transaksi dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar lokal, pengusaha Malaysia itu, kata Saiful lebih dulu menerjunkan tim lapangan. Mutu kambing diverifikasi.
Hasilnya, selama dua tahun sebanyak 500 ekor kambing setiap tiga bulan sekali dibawa ke Malaysia. Semuanya merupakan kambing-kambing Senduro terbaik. "Di sana (Malaysia) untuk dikembangbiakkan ke dalam sebuah peternakan besar," ungkapnya.
Tidak hanya pengusaha Malaysia. Sejumlah pengusaha peternakan asal Timur Tengah juga mengincar kambing Senduro Lumajang. Ratusan ekor kambing Senduro terbaik berhasil dibawa ke luar.
Yang terakhir, kata Saiful sekitar tahun 2020, sebanyak 150 ekor kambing Senduro berancang-ancang diterbangkan ke Abu Dhabi. "Namun karena ada persoalan perizinan yang belum lengkap, upaya itu gagal," papar Saiful.
Lantas apa dampaknya bagi peternak kambing Senduro di Lumajang? Menurut Saiful warga Lumajang sempat mengalami krisis kambing Senduro terbaik. Masyarakat kesulitan mendapat kambing bermutu bagus.
Baca juga: Konflik Warga Pecah di Nias Utara, 1 Tewas dan 3 Luka Bacok
Hal itu yang membuat kambing Senduro menjadi incaran. Di sisi lain harga beli yang diajukan juga menggiurkan. "Saat itu ibarat kata, siapa yang tidak tertarik dengan harga yang tinggi?," ungkapnya.
Baca juga: Wanita Muda dan Seorang Pria Ditangkap saat Hendak Jual 3 Orang ke Perusahaan Judi Online
Sebelum transaksi dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar lokal, pengusaha Malaysia itu, kata Saiful lebih dulu menerjunkan tim lapangan. Mutu kambing diverifikasi.
Hasilnya, selama dua tahun sebanyak 500 ekor kambing setiap tiga bulan sekali dibawa ke Malaysia. Semuanya merupakan kambing-kambing Senduro terbaik. "Di sana (Malaysia) untuk dikembangbiakkan ke dalam sebuah peternakan besar," ungkapnya.
Tidak hanya pengusaha Malaysia. Sejumlah pengusaha peternakan asal Timur Tengah juga mengincar kambing Senduro Lumajang. Ratusan ekor kambing Senduro terbaik berhasil dibawa ke luar.
Yang terakhir, kata Saiful sekitar tahun 2020, sebanyak 150 ekor kambing Senduro berancang-ancang diterbangkan ke Abu Dhabi. "Namun karena ada persoalan perizinan yang belum lengkap, upaya itu gagal," papar Saiful.
Lantas apa dampaknya bagi peternak kambing Senduro di Lumajang? Menurut Saiful warga Lumajang sempat mengalami krisis kambing Senduro terbaik. Masyarakat kesulitan mendapat kambing bermutu bagus.
Baca juga: Konflik Warga Pecah di Nias Utara, 1 Tewas dan 3 Luka Bacok
Lihat Juga :