Data COVID-19 Palembang, Tertinggi Positif Ilir Barat I
Rabu, 29 Juli 2020 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun yang menyedihkan, sungguh tidak sulit untuk menemukan warga yang sudah mengabaikan atau mungkin melupakan protokol kesehatan (prokes). Tidak sedikit yang sudah melupakan masker, tidak menjaga jarak dan nongkrong dengan akrab dan berkerumun di tempat keramaian seperti warung kopi.
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda sebelumnya mengatakan, berdasarkan paparan Dinkes Palembang dan kajian BNPB Palembang kembali masuk zona merah.
Ini menunjukkan bukti bahwa kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan mulai berkurang. "Terbukti kita zona merah lagi. Artinya prokes mulai diabaikan. Kami sangat mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Fitrianti.
Sementara itu, kasus positif di Provinsi Sumsel telah mencapai 3.296 setelah bertambah 21 kasus pada Selasa (28/7/2020). Adapun kasus meninggal 155 orang dan sembuh 1706 pasien.
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda sebelumnya mengatakan, berdasarkan paparan Dinkes Palembang dan kajian BNPB Palembang kembali masuk zona merah.
Ini menunjukkan bukti bahwa kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan mulai berkurang. "Terbukti kita zona merah lagi. Artinya prokes mulai diabaikan. Kami sangat mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Fitrianti.
Sementara itu, kasus positif di Provinsi Sumsel telah mencapai 3.296 setelah bertambah 21 kasus pada Selasa (28/7/2020). Adapun kasus meninggal 155 orang dan sembuh 1706 pasien.
(awd)
Lihat Juga :