Anggota Polisi di Ogan Komering Ilir Viral usai Sebut Masyarakat Hanya Doyan Uang
Minggu, 30 Juli 2023 - 15:42 WIB
loading...
Anggota polisi yang bertugas di Polsek Pendamaran, Polres Ogan Komering Ilir, viral di media sosial gara-gara mengucapkan kata-kata yang menyinggung masyarakat. Foto/iNews TV/Fitriadi
A
A
A
OGAN KOMERING ILIR - Seorang anggota polisi berinisial Aiptu TS viral di media sosial, usai mengucapkan kata-kata yang menyinggung masyarakat di Pedamaran, kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Warga langsung marah, dan memprotes pernyataan anggota polisi tersebut.
Baca juga: Keren! Tukang Sampah di Jayapura Lulus Masuk Bintara Polri
Dalam sebuah rekaman video yang beredar di media sosial, anggota polisi yang bertugas di Polsek Pedamaran, Polres Ogan Komering Ilir tersebut, menyebut warga tidak ada yang mau menjadi saksi kalau ada persoalan hukum, maunya kalau ada uangnya saja.
"Kalau ada tindakan kejahatan di Pedamaran ini, orang Pedamaran tidak ada yang mau jadi saksi. Tapi kalu mau uang, cepat," ujar Aiptu TS, yang terekam dalam video milik warga. Kata-kata anggota polisi itu, langsung membuat warga tersinggung.
Baca juga: Kisah Matah Ati, Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran yang Hancurkan Belanda
Kasus ini berawal saat sejumlah warga mendatangi kantor Polsek Pedamaran, untuk melaporkan adanya tindak kriminal di wilayahnya. Tetapi setiba di Polsek Pedamaran, warga justru disambut kata-kata tidak pantas dari Aiptu TS.
Baca juga: Keren! Tukang Sampah di Jayapura Lulus Masuk Bintara Polri
Dalam sebuah rekaman video yang beredar di media sosial, anggota polisi yang bertugas di Polsek Pedamaran, Polres Ogan Komering Ilir tersebut, menyebut warga tidak ada yang mau menjadi saksi kalau ada persoalan hukum, maunya kalau ada uangnya saja.
"Kalau ada tindakan kejahatan di Pedamaran ini, orang Pedamaran tidak ada yang mau jadi saksi. Tapi kalu mau uang, cepat," ujar Aiptu TS, yang terekam dalam video milik warga. Kata-kata anggota polisi itu, langsung membuat warga tersinggung.
Baca juga: Kisah Matah Ati, Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran yang Hancurkan Belanda
Kasus ini berawal saat sejumlah warga mendatangi kantor Polsek Pedamaran, untuk melaporkan adanya tindak kriminal di wilayahnya. Tetapi setiba di Polsek Pedamaran, warga justru disambut kata-kata tidak pantas dari Aiptu TS.
Lihat Juga :