Lestarikan Budaya Leluhur, Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa Digelar di Bandung

Sabtu, 29 Juli 2023 - 21:15 WIB
loading...
Lestarikan Budaya Leluhur,...
Pelestarian budaya leluhur melalui event Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2023). Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Budaya leluhur perlu dilestarikan mulai dari tingkat desa dan terus bergerak hingga seluruh Indonesia. Hal itu karena desa mempunyai banyak aspek sehingga peninggalan nenek moyang tetap terjaga.

Namun, anak-anak muda Gen Z saat ini lebih condong mengadopsi budaya luar dibandingkan budaya Nusantara. Kondisi ini tentu sebuah tantangan besar bagi pemerintah yang akan menatap Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Menjamas Keris di Bulan Suro, Nguri-uri Budaya Leluhur Agar Tetap Lestari

"Berawal dari desa, maka budaya itu harus dilestarikan. Saya masih ingat pernyataan Presiden Jokowi, DNA kita ada seni dan budaya. Sebanyak 714 suku dengan ciri khas masing-masing. Dan ini akan menjadi sebuah energi," kata Koordinator Nawasena, Wulandari Sawitri Candra Wila saat acara Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2023).

Pelaksanaan Hajat Lembur mulai tanggal 27-29 Juli 2024 di kampung Babakan Jawa Barat cukup membuktikan jika Gen Z perlu diberikan edukasi terkait budaya leluhur.

Di sini, Gen Z hanya diberikan kesempatan melakukan mainan tradisional atau dolanan dan tidak diperkenankan menggunakan telepon selular.

"Ini terobosan (Hajat Lembur), dalam acara tersebut diselipkan juga budaya sungkem pada orang tua yang dilakukan oleh Gen Z. Luar biasa, antara ibu dan anak akhirnya ada komunikasi batin. Sedangkan kalau melihat data, anak-anak Gen Z lebih sibuk main HP daripada lihat wayang, dolanan, atau bahkan ikut melestarikannya budaya," ujar Wulandari.

Baca juga: Perkuat Diri dengan Menggali Nilai Leluhur Bangsa

Dia menyatakan, membuat Gen Z tidak meninggalkan budaya leluhur dibutuhkan kerjasama semua pihak, baik pemerintah, tokoh masyarakat, budayawan dan pemangku kebijakan baik daerah maupun pusat.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid menyebut, budaya Nusantara harus menjadi pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah mempunyai program untuk merangkai dan penguat agar kebudayaan tidak hilang di kalangan anak muda.

"Di kami sering menyebut dengan olah rasa. Pelestarian budaya leluhur dengan melibatkan semua kalangan hingga tingkat warga, RT, RW dan desa akan bisa saling menguatkan dan generasi muda harus ikut nimbrung," terangnya.

Dia menambahkan, jika mencintai dan melestarikan kebudayaan ini luntur di generasi muda, tentu akan menjadi persoalan besar menuju Indonesia Emas 2045.

Sedangkan tokoh muda Jabar Ipang Gajayana mengatakan, Hajat Lembur dengan kolaborasi seni budaya peninggalan leluhur diharapkan bisa mampu diterima dan dilestarikan oleh Gen Z terlebih di Jawa Barat.

"Ada mainan tradisional, kesenian khas Sunda seperti Karinding, Calung Sungkeman, dan Ruwat Jagat. Dan diluar ekspektasi kami, ternyata peminatnya membludak," kata Ipang.

Sementara Asisten Kesra Jawa Barat, Dedi Supandi menyebut, langkah melestarikan budaya Nusantara kalangan Gen Z di kampung babakan diharapkan mampu menjadi virus bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved