Situs Warungboto, Pemandian Putri Raja Jawa yang Megah Mirip Bangunan Eropa
Rabu, 26 Juli 2023 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Situs warungboto merupakan situs bersejarah. Bangunan dengan beberapa ruang yang terbuka ini dibangun di masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) I dan dilanjutkan masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II.
Praktis Keraton Yogyakarta belum terlalu lama berdiri setelah kerajaan Mataram dipecah menjadi dua melalui perjanjian Gianti di Salatiga menjadi Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Pakubuwono Surakarta.
Baca Juga: Nyi Ageng Serang, Panglima Perang Perempuan Penakluk Hati Hamengku Buwono II
Sebagai seorang Raja tentu saja Sri Sultan seringkali melakukan perjalanan. Untuk melepas penat maka pesanggrahan atau taman pun dibuat.
Tercatat pesanggrahan yang dibuat adalah Rejowinanguan, Ambarketawang, dan Krapyak. Menurut pengelola kampung wisata Warungboto, Purnomo, di dalam situs tersebut dulunya berisi ruangan dan di tengahnya ada kolam dengan sumber air yang jernih.
Layaknya taman kerajaan, anak anak Sultan seringkali mandi di taman tersebut. ”Dulu menurut cerita ada sebuah ruangan besar menghadap ke timur dan di depannya ada kolam dengan sumber air. Kemudian sisi timur ruangan kecil baru pintu keluar,” katanya.
Baca Juga: Kisah Kesaktian Prabu Siliwangi Mengalahkan Macan Putih
Praktis Keraton Yogyakarta belum terlalu lama berdiri setelah kerajaan Mataram dipecah menjadi dua melalui perjanjian Gianti di Salatiga menjadi Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Pakubuwono Surakarta.
Baca Juga: Nyi Ageng Serang, Panglima Perang Perempuan Penakluk Hati Hamengku Buwono II
Sebagai seorang Raja tentu saja Sri Sultan seringkali melakukan perjalanan. Untuk melepas penat maka pesanggrahan atau taman pun dibuat.
Tercatat pesanggrahan yang dibuat adalah Rejowinanguan, Ambarketawang, dan Krapyak. Menurut pengelola kampung wisata Warungboto, Purnomo, di dalam situs tersebut dulunya berisi ruangan dan di tengahnya ada kolam dengan sumber air yang jernih.
Layaknya taman kerajaan, anak anak Sultan seringkali mandi di taman tersebut. ”Dulu menurut cerita ada sebuah ruangan besar menghadap ke timur dan di depannya ada kolam dengan sumber air. Kemudian sisi timur ruangan kecil baru pintu keluar,” katanya.
Baca Juga: Kisah Kesaktian Prabu Siliwangi Mengalahkan Macan Putih
Lihat Juga :