Garut Geger, 6 Orang Sekeluarga Aniaya 2 Pemuda hingga Babak Belur
Jum'at, 21 Juli 2023 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
"SI mengaku jika ia dan CA dicekoki miras oleh kedua korban. Akibatnya para pelaku yang diduga keluarga dari SI merasa tak terima jika dua korban itu mencekoki SI dan CA dengan miras. Dua korban yang dituduh ini langsung dihajar dan dianiaya beramai-ramai," ujarnya.
Kedua korban diseret dari dalam ruangan tempat mereka berada ke pos satpam yang berada di luar. Para pelaku melakukan pemukulan, menendang, hingga menginjak-injak DS.
"Para pelaku mulanya kabur meninggalkan lokasi. Namun karena saat penganiayaan terjadi, perempuan berinisial SI yang sebelumnya mengonsumsi minuman beralkohol ada di TKP, maka petugas melakukan penyelidikan dan pengejaran pada sejumlah pelaku ke salah satu tempat keluarga SI," katanya.
Pengeroyok itu pun berhasil diringkus dan diamankan ke Polsek Tarogong Kidul, untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. Dari sejumlah pelaku yang terlibat, diketahui salah seorang di antaranya merupakan anak di bawah umur.
"Jadi karena pengakuan dari SI yang ngaku-ngaku dicekoki itu, keluarganya merasa tidak terima sehingga kemudian melakukan aksi pengeroyokan kepada kedua korban. Hingga saat ini prosesnya masih berjalan, dan untuk anak yang di bawah umur kita tidak lakukan penahanan,” ujar Kasat Reskrim.
Kedua korban diseret dari dalam ruangan tempat mereka berada ke pos satpam yang berada di luar. Para pelaku melakukan pemukulan, menendang, hingga menginjak-injak DS.
"Para pelaku mulanya kabur meninggalkan lokasi. Namun karena saat penganiayaan terjadi, perempuan berinisial SI yang sebelumnya mengonsumsi minuman beralkohol ada di TKP, maka petugas melakukan penyelidikan dan pengejaran pada sejumlah pelaku ke salah satu tempat keluarga SI," katanya.
Pengeroyok itu pun berhasil diringkus dan diamankan ke Polsek Tarogong Kidul, untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. Dari sejumlah pelaku yang terlibat, diketahui salah seorang di antaranya merupakan anak di bawah umur.
"Jadi karena pengakuan dari SI yang ngaku-ngaku dicekoki itu, keluarganya merasa tidak terima sehingga kemudian melakukan aksi pengeroyokan kepada kedua korban. Hingga saat ini prosesnya masih berjalan, dan untuk anak yang di bawah umur kita tidak lakukan penahanan,” ujar Kasat Reskrim.
(shf)
Lihat Juga :