Bantaeng Lolos Top 45 Inovasi Layanan Publik Kemenpan-RB

Selasa, 28 Juli 2020 - 13:20 WIB
loading...
Bantaeng Lolos Top 45...
Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin memperkenalkan inovasi pelayanan publik yang dikenal dengan nama Bendera Saskia yang masuk top 45 inovasi layanan publik Kemenpan RB. Foto/Istimewa
A A A
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bantaeng menjadi satu-satunya kabupaten di Sulsel yang masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 5 Pemenang Outstanding Achievement Of Public Service Innovation 2020.

Lomba inovasi pelayanan publik ini yang diselenggarakan oleh Kemenpan-RB. Peserta lomba inovasi diikuti oleh sejumlah kementerian, lembaga, provinsi, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah.

Bantaeng memperkenalkan inovasi layanan publik Satu Bendera, Satu Sasaran Ibu dan Anak atau yang disingkat dengan nama 'Saskia'. Inovasi ini berasal dari Puskesmas Sinoa yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.

Kepala Puskesmas Sinoa, Iwan Setiawan, yang merupakan inovator Bendera Saskia mengaku bersyukur karena dapat meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB RI.

Baca Juga: Soal Kelangkaan Pupuk, Ini Penjelasan Bupati Bantaeng

"Tentunya keberhasilan ini merupakan bentuk sinergitas kami, terutama teman - teman Bidan Dusun yang luar biasa. Teman - teman telah bekerja maksimal kurang lebih tiga tahun," kata Iwan Setiawan, Selasa (28/7/2020).

Sebagai pengabdian tahun ketiga, Puskesmas Sinoa diajak untuk mengikuti lomba inovasi pelayanan. Mulai dari tingkat provinsi, jaringan inovasi pelayanan publik, sampai pada lomba di Kemenpan RB.

"Sinergitas ini juga datang dari teman - teman di kecamatan. Dukungan dari camat, PKK, tokoh - tokoh masyarakat, kepala desa, kader posyandu. Karena mereka inovasi ini bisa berlanjut sampai sekarang. Sebagai buktinya sekarang kita meraih penghargaan," kata dia.

Dukungan penuh kata Iwan juga datang dari Pemkab Bantaeng. Wilayah kerja Puskesmas Sinoa yang menjadi tempat penerapan 'Satu Bendera, Satu Sasaran Ibu dan Anak' menaungi empat desa yang terdiri dari 31 dusun.

Sampai saat ini setiap dusun memiliki satu bidan desa yang kata Iwan berstatus non ASN. Penempatan bidan desa ditetapkan sesuai domisili. 90 persen bidan mengabdi di kampungnya sendiri. Selebihnya diambil dari luar.

Iwan Setiawan memaparkan ada enam warna 'Bendera Saskia'. Bendera ini dipasang di depan rumah warga. Bendera hijau sebagai penanda ibu hamil tiga bulan pertama.

Bendera biru menandakan ibu hamil usia empat sampai lima bulan atau trimester kedua. Bendera pink untuk usia kehamilan tujuh sampai sembilan bulan atau trimester ketiga.

Bendera merah penanda sasaran beresiko tinggi. Warna merah kata Iwan dipasang sejak awal kehamilan sebagai tanda bahwa ibu hamil dalam resiko tinggi.

Bendera kuning menandakan anak bayi yang tidak datang ke posyandu untuk diimunisasi. Sedangkan bendera ungu menjadi tanda bagi bayi maupun balita dengan status gizi kurang dan kurang gizi. "Tujuan dari bendera ini untuk memudahkan petugas kesehatan di lapangan," kata dia.

Bendera ini mendapatkan partisipasi yang cukup bagus dari masyarakat. Utamanya dari Pemerintah Desa dan PKK. Partisipasi itu diberikan kepada ibu hamil beresiko tinggi. Lalu bayi kurang gizi dan gizi kurang mendapatkan makanan tambahan dari Pemerintah Desa.

Baca Juga: Kawasan Kuliner di Bantaeng Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

"Jadi masyarakat bisa tahu kondisi (ibu hamil dan anak) hanya dengan cara melihat bendera itu. Alhamdulillah saat ini semua persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan," kata dia.

Di masa pandemi covid-19 sendiri, para Bidan dilengkapi APD lengkap dalam melakukan penanganan dan pelayanan. "Alhamdulillah saat ini angka kematian bayi dan ibu berada pada angka nol," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan, berharap inovasi bendera saskia dapat memicu munculnya inovasi-inovasi yang baru.

"Kami berharap, inovasi ini bisa menjadi pemicu lahirnya inovasi - inovasi yang baru demi kebaikan masyarakat Bantaeng. Semoga Bendera Saskia bisa sustainable dan direplikasi oleh puskesmas yang lain di Kabupaten Bantaeng," tandasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
PAD Maluku Menurun,...
PAD Maluku Menurun, Legislator Perindo Welhelm Kurnala Dorong Inovasi dan Optimalisasi Aset Daerah
Kepala BSKDN Dorong...
Kepala BSKDN Dorong Pemkab Tabalong Perkuat Inovasi dan Kebijakan Berbasis Bukti
Cegah Maling Motor,...
Cegah Maling Motor, RT 11 Gandaria Utara Pasang Gerbang Canggih
Inovasi Cabang Dinas...
Inovasi Cabang Dinas Kelautan Pangkep, PACARITA Raih Penghargaan Nasional KIPP 2025
Kemendagri dan Setmilpres...
Kemendagri dan Setmilpres Verifikasi Lapangan Program Inovasi Ruang Terbuka Non Hijau Kota Manado
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Rekomendasi
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Berita Terkini
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved