Jembatan Kali Regoyo Putus Diterjang Banjir Lahar Semeru, Puluhan Keluarga Masih Terisolir
Sabtu, 08 Juli 2023 - 23:52 WIB
loading...
Menko PMK, Muhadjir Effendy, bersama Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meninjau lokasi banjir bandang dari Gunung Semeru. Foto/Dok. Humas Pemkab Lumajang
A
A
A
LUMAJANG - Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Lumajang, masih terisolir pasca terjadinya banjir bandang dari Gunung Semeru, pada Jumat (7/7/2023). Terisolirnya warga ini, disebabkan karena putusnya jembatan gantung yang menjadi akses utama menyeberangi Kali Regoyo.
Baca juga: Detik-detik Kepanikan Warga Merasakan Getaran Banjir Bandang dari Lereng Semeru
Banjir bandang dari Gunung Semeru, memutuskan jembatan gantung yang baru selesai dibangun usai dihantam lahar Gunung Semeru. Pemkab Lumajang, mengajak warga untuk bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
"Pindah nanti ya ke hunian tetap. Jangan di sini ya, bahaya di sini. Nanti pindah ya, kan sudah punya rumah di sana (hunian tetap)," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq atau akrab disapa Cak Thoriq, saat menemui warga yang rumahnya terdampak banjir lahar dingin di Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Sabtu (8/7/2023).
Baca juga: Detik-detik Kepanikan Warga Merasakan Getaran Banjir Bandang dari Lereng Semeru
Banjir bandang dari Gunung Semeru, memutuskan jembatan gantung yang baru selesai dibangun usai dihantam lahar Gunung Semeru. Pemkab Lumajang, mengajak warga untuk bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
"Pindah nanti ya ke hunian tetap. Jangan di sini ya, bahaya di sini. Nanti pindah ya, kan sudah punya rumah di sana (hunian tetap)," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq atau akrab disapa Cak Thoriq, saat menemui warga yang rumahnya terdampak banjir lahar dingin di Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Sabtu (8/7/2023).
Lihat Juga :