Uji Vaksin COVID-19 Sinovach di Bandung, Ini Tanggapan Wali Kota
Senin, 27 Juli 2020 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Terkait adanya empat puskemas yang akan menjadi tepat uji vaksin, kata Oded, tidak ada perlakuan khusus. Puskemas tersebut akan tetap beroperasi seperti biasa. Karena uji ini pun akan dilakukan kepada warga yang sehat.
Sementara itu, Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan, saat ini proses uji klinis vaksin masih pada tahap menunggu persetujuan tim etik. Dia berharap, hari ini atau besok sudah mendapat persetujuan, sehingga bisa segera dimulai proses rekruitmen relawan.
"Nanti setelah dapat persetujuan, kami akan mulai lakukan sosialisasi ke masyarakat melalui puskesmas, pamflet, dan media lainnya. Kemudian menjaring relawan, sampai saat ini sudah sangat banyak yang ingin ikut," jelas dia.
Proses uji vaksin akan dilakukan mulai Agustus hingga Desember. Pada Januari hingga Maret, akan dilakukan pendidikan apakah layak atau tidak menjadi vaksin COVID-19. Setiap relawan nantikan akan dipantau selama enam bulan, disuntik vaksin dua hingga tiga kali.
"Nanti setiap hari ada sekitar 20 orang yang bakal disuntik. Tapi sebelumnya akan kami cek dulu pakai swab untuk pastikan belum ada virus di tubuh dia. Kalau sudah kena, tidak bisa ikut," imbuh dia
Sementara itu, Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan, saat ini proses uji klinis vaksin masih pada tahap menunggu persetujuan tim etik. Dia berharap, hari ini atau besok sudah mendapat persetujuan, sehingga bisa segera dimulai proses rekruitmen relawan.
"Nanti setelah dapat persetujuan, kami akan mulai lakukan sosialisasi ke masyarakat melalui puskesmas, pamflet, dan media lainnya. Kemudian menjaring relawan, sampai saat ini sudah sangat banyak yang ingin ikut," jelas dia.
Proses uji vaksin akan dilakukan mulai Agustus hingga Desember. Pada Januari hingga Maret, akan dilakukan pendidikan apakah layak atau tidak menjadi vaksin COVID-19. Setiap relawan nantikan akan dipantau selama enam bulan, disuntik vaksin dua hingga tiga kali.
"Nanti setiap hari ada sekitar 20 orang yang bakal disuntik. Tapi sebelumnya akan kami cek dulu pakai swab untuk pastikan belum ada virus di tubuh dia. Kalau sudah kena, tidak bisa ikut," imbuh dia
(msd)
Lihat Juga :