Dinkes dan Puskesmas di Siantar Berpotensi Jadi Klaster COVID-19
Senin, 27 Juli 2020 - 11:33 WIB
loading...
A
A
A
Politisi yang memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat Kota Pematangsiantar itu berharap,jumlah pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar tidak lagi bertambah jumlahnya. (BACA JUGA: Penyerapan Anggaran COVID-19 Belum Juga Optimal, Jokowi: Kesehatan Baru Terealisasi 7%)
Kepala Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar,Ronald Saragih dalam RDP dengan DPRD Pematangsiantar pada Jumat (24/7/2020) mengatakan penyebab 10 pegawai positif COVID-19 karena adanya kelalaian selaku tenaga kesehatan dalam membuka Alat Pelindung Diri (APD) usai bertugas.
“Padahal mereka sudah kita bekali dengan APD tingkat III,namun karena lalai saat membukanya,sehingga tertular,” sebut Ronald.
Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pematangsiantar,Daniel H Siregar menambahkan para pegawai yang positif COVID-19 saat ini sedang menjalani perawatan medis di RS Tentara Pematangsiantar.
Kepala Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar,Ronald Saragih dalam RDP dengan DPRD Pematangsiantar pada Jumat (24/7/2020) mengatakan penyebab 10 pegawai positif COVID-19 karena adanya kelalaian selaku tenaga kesehatan dalam membuka Alat Pelindung Diri (APD) usai bertugas.
“Padahal mereka sudah kita bekali dengan APD tingkat III,namun karena lalai saat membukanya,sehingga tertular,” sebut Ronald.
Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pematangsiantar,Daniel H Siregar menambahkan para pegawai yang positif COVID-19 saat ini sedang menjalani perawatan medis di RS Tentara Pematangsiantar.
(vit)
Lihat Juga :