Pelaku Pembacokan depan Musala di Palembang Serahkan Diri
Senin, 27 Juli 2020 - 09:34 WIB
loading...
A
A
A
Arfani dan Deni emosi karena korban justru meneror keluarganya untuk menagih utang tersebut. Keempat pelaku dicari kepolisian usai membunuh korban bernama muslim. Keempat orang itu mempunyai peran masing-masing, dimana Arfani membacok tangan korban terlebih dahulu. Kemudian disusul oleh Deni, kakak dari Arfani, menembak korban menggunakan senjata api rakitan. Sedangkan kedua pelaku lainnya hanya menunggu di atas sepeda motor.
Pelaku mengaku tidak ada niat untuk membunuh korban. Sebelum kejadian dirinya ditelepon oleh keponakan perempuannya karena dihadang korban.
Pelaku mempersiapkan senjata tajam untuk menjaga diri ketika ingin menjemput keponakannya, dimana lokasi tersebut searah dengan kediaman korban.
“Usai menyerang korban, dirinya langsung pulang ke rumah dan memilih bersembunyi di Desa Teluk Lubuk, Tanjung Enim, Sumatra Selatan dan akhirnya menyerahkan diri,” kata pelaky Arfani.
Sementara itu, Tiwi, istri pelaku tak hentinya menangis ketika suaminya menyerahkan diri. Istri pelaku tak menduga kejadian ini dilatarbelakangi utang dari kakak iparnya namun meminta keluarga untuk membayarnya.
Pelaku mengaku tidak ada niat untuk membunuh korban. Sebelum kejadian dirinya ditelepon oleh keponakan perempuannya karena dihadang korban.
Pelaku mempersiapkan senjata tajam untuk menjaga diri ketika ingin menjemput keponakannya, dimana lokasi tersebut searah dengan kediaman korban.
“Usai menyerang korban, dirinya langsung pulang ke rumah dan memilih bersembunyi di Desa Teluk Lubuk, Tanjung Enim, Sumatra Selatan dan akhirnya menyerahkan diri,” kata pelaky Arfani.
Sementara itu, Tiwi, istri pelaku tak hentinya menangis ketika suaminya menyerahkan diri. Istri pelaku tak menduga kejadian ini dilatarbelakangi utang dari kakak iparnya namun meminta keluarga untuk membayarnya.
Lihat Juga :