53 Kali Gempa Susulan Guncang Yogyakarta, BMKG Sebut Semakin Melemah
Minggu, 02 Juli 2023 - 09:29 WIB
loading...
Gempa bumi susulan masih terjadi di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Salah satunya terjadi Minggu (2/7/2023) sekitar pukul 04.15 WIB, dengan kekuatan magnitudo 3,3. Foto/BMKG
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 53 kali gempa susulan mengguncang wilayah Yogyakarta, usai terjadinya gempa besar pada Jumat (30/6/2023) malam. BMKG menyebut, kekuatan gempa susulan usai gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 6,4 terus melemah dan tidak dirasakan.
Baca juga: Gempa Bantul M6,4 Bersifat Merusak, Ini Hasil Analisis Geologi PVMBG
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, hingga Minggu (2/7/2023) tercatat sudah terjadi sebanyak 53 kali gempa susulan. "Gempa susulan terbesar berkekuatan M4,2, dan terkecil M2,7," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memastikan gempa yang berpusat di Kabupaten Bantul, Yogyakarta tersebut telah melemah. "Kekuatan gempa sudah makin melemah, dan tidak dirasakan," katanya.
Baca juga: Mengkhawatirkan! Karhutla di Dekat Pembangunan Bandara Singkawang Mencapai 20 Hektare
Pemicu gempa bumi di Kabupaten Bantul dan getarannya dirasakan hingga ke wilayah di Jawa Timur ini, karena adanya tumbukan lempeng Samudra Indo-Australia atau Samudra Hindia, di bawah lempeng eurasia atau di bawah Pulau Jawa.
Baca juga: Gempa Bantul M6,4 Bersifat Merusak, Ini Hasil Analisis Geologi PVMBG
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, hingga Minggu (2/7/2023) tercatat sudah terjadi sebanyak 53 kali gempa susulan. "Gempa susulan terbesar berkekuatan M4,2, dan terkecil M2,7," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memastikan gempa yang berpusat di Kabupaten Bantul, Yogyakarta tersebut telah melemah. "Kekuatan gempa sudah makin melemah, dan tidak dirasakan," katanya.
Baca juga: Mengkhawatirkan! Karhutla di Dekat Pembangunan Bandara Singkawang Mencapai 20 Hektare
Pemicu gempa bumi di Kabupaten Bantul dan getarannya dirasakan hingga ke wilayah di Jawa Timur ini, karena adanya tumbukan lempeng Samudra Indo-Australia atau Samudra Hindia, di bawah lempeng eurasia atau di bawah Pulau Jawa.
Lihat Juga :