Pergerakan Magma ke Permukaan Masih Terjadi di Perut Gunung Karangetang
Jum'at, 30 Juni 2023 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Asyik Lepas Baju dalam Rumah Kosong, Sepasang Remaja Mesum Panik Digerebek Warga
Dalam laporan tertulis petugas pengamatan Gunung Karangetang, Aditya Gurasali yang diunggah dalam laman magma.vsi.esdm.go.id, juga disebutkan terlihat asap putih tebal yang membumbung setinggi 100-150 meter dari puncak.
Selain asap putih, juga teramati titik api dari kawah. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 2,5 km dari kawah dua di sisi utara, dan kawah utama di sisi selatan, karena rawan terjadi lontaran batu pijar.
Baca juga: Warga Cicurug Sukabumi Bubarkan Aktivistas Pabrik yang Tetap Beroperasi di Malam Takbiran
Selain itu, masyarakat juga dilarang keras melakukan aktivitas di area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, dan tenggara sejauh 3,5 km, karena rawan terjadi guguran lava, dan awan panas guguran.
Dalam laporan tertulis petugas pengamatan Gunung Karangetang, Aditya Gurasali yang diunggah dalam laman magma.vsi.esdm.go.id, juga disebutkan terlihat asap putih tebal yang membumbung setinggi 100-150 meter dari puncak.
Selain asap putih, juga teramati titik api dari kawah. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 2,5 km dari kawah dua di sisi utara, dan kawah utama di sisi selatan, karena rawan terjadi lontaran batu pijar.
Baca juga: Warga Cicurug Sukabumi Bubarkan Aktivistas Pabrik yang Tetap Beroperasi di Malam Takbiran
Selain itu, masyarakat juga dilarang keras melakukan aktivitas di area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, dan tenggara sejauh 3,5 km, karena rawan terjadi guguran lava, dan awan panas guguran.
(eyt)
Lihat Juga :