UMKM Pemberi Lapangan Kerja Terbesar di Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah
Jum'at, 23 Juni 2023 - 22:01 WIB
loading...
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sejauh ini merupakan pemberi lapangan kerja terbesar di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) sejauh ini merupakan pemberi lapangan kerja terbesar di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Karena itu, pemerintah diharapkan bisa merumuskan kebijakan yang lebih efektif guna membantu pertumbuhan usaha kecil di Indonesia.
Demikian kesimpulan hasil studi Small Firm Diaries (SFD) Indonesia yang diluncurkan Pusat Penelitian Financial Access Initiative (FAI) dari New York University (NYU) bersama Micro Save Consulting (MSC) Indonesia di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Baca juga: UMKM Sahabat Sandi Beri Pelatihan Menjahit Penyandang Disabilitas
Jonathan Morduch, Executive Director FAI dari NYU mengatakan, meskipun telah dilakukan penelitian statistik selama puluhan tahun, masih ada pertanyaan mendasar tentang mengapa sebagian UMKM tumbuh dan sebagian lainnya stagnan.
"Tujuan kami dalam penelitian ini adalah untuk mencoba memahami usaha kecil dari bawah ke atas, dengan mendengarkan secara dekat bagaimana para pengusaha dan pekerja membuat pilihan-pilihan dengan cara mereka sendiri,” kata Professor of Public Policy and Economics at New York University itu
Diketahui, Small Firm Diaries adalah proyek penelitian global yang dilakukan antara tahun 2021 hingga 2023 di tujuh negara yaitu Kenya, Nigeria, Uganda, Ethiopia, Indonesia, Fiji, dan Kolombia.
Didukung oleh Mastercard Center for Inclusive Growth (CFIG) dan the Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF), penelitian ini memberikan wawasan tentang kehidupan keuangan usaha kecil di 7 negara di Amerika Latin, Afrika Sub-Sahara, dan Asia.
Demikian kesimpulan hasil studi Small Firm Diaries (SFD) Indonesia yang diluncurkan Pusat Penelitian Financial Access Initiative (FAI) dari New York University (NYU) bersama Micro Save Consulting (MSC) Indonesia di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Baca juga: UMKM Sahabat Sandi Beri Pelatihan Menjahit Penyandang Disabilitas
Jonathan Morduch, Executive Director FAI dari NYU mengatakan, meskipun telah dilakukan penelitian statistik selama puluhan tahun, masih ada pertanyaan mendasar tentang mengapa sebagian UMKM tumbuh dan sebagian lainnya stagnan.
"Tujuan kami dalam penelitian ini adalah untuk mencoba memahami usaha kecil dari bawah ke atas, dengan mendengarkan secara dekat bagaimana para pengusaha dan pekerja membuat pilihan-pilihan dengan cara mereka sendiri,” kata Professor of Public Policy and Economics at New York University itu
Diketahui, Small Firm Diaries adalah proyek penelitian global yang dilakukan antara tahun 2021 hingga 2023 di tujuh negara yaitu Kenya, Nigeria, Uganda, Ethiopia, Indonesia, Fiji, dan Kolombia.
Didukung oleh Mastercard Center for Inclusive Growth (CFIG) dan the Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF), penelitian ini memberikan wawasan tentang kehidupan keuangan usaha kecil di 7 negara di Amerika Latin, Afrika Sub-Sahara, dan Asia.
Lihat Juga :