Kisah Entis Sutisna Merintis Berdirinya Ponpes Al Zaytun hingga Mundur karena Ada Penyimpangan

Selasa, 20 Juni 2023 - 18:54 WIB
loading...
Kisah Entis Sutisna...
Entis Sutisna menceritakan bagaimana dulu dia ikut merintis berdirinya Ponpes Al Zaytun hingga mundur karena ada penyimpangan. Foto: MPI/Andrian Supendi
A A A
INDRAMAYU - Entis Sutisna, merupakan orang yang menjadi salah satu saksi hidup awal mula berdirinya Ma'had Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat.

Walau tidak masuk dalam kepengurusan Ponpes Al Zaytun, namun mantan Pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) Jawa Barat itu, turut membantu pendirian Ponpes terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dia merupakan salah satu orang yang berperan dalam mencari dana untuk membangun Ponpes yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu.

Baca juga: Heboh, Beredar Video Panji Gumilang Ragukan Nabi Adam sebagai Manusia Pertama

Entis mengaku, dia sudah aktif dalam pembangunan Ponpes yang dipimpin Syekh Panji Gumilang sejak tahun 1990 lalu. Kemudian pada tahun 2006, memutuskan keluar karena adanya sejumlah penyimpangan yang menurutnya salah.

Dalam kegiatan Diskusi Kebangsaan yang bertemakan 'Mewaspadai doktrin radikal melalui lembaga pendidikan' di Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Entis Sutisna pun turut diundang menjadi salah satu narasumber pada acara tersebut.



"Saya mulai aktif digerakkan itu mulai tahun 1990 sampai tahun 2006. Saya dulu Pimpinan NII Jawa Barat," ujar dia kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Selasa (20/6/2023).

Entis Sutisna menyampaikan, dibalik kemegahan Ponpes Al Zaytun Indramayu, menurutnya berawal dari inisiatif anggota NII untuk membuat lembaga pendidikan dengan tujuan untuk pengkaderan di masa depan.

"Setelah mendapat lahan yang luas, Ponpes Al Zaytun mulai dilakukan pembangunan pada tahun 1998. Selanjutnya pada tahun 1999 mulai diresmikan dan mulai menerima santri baru," ujar dia.

Baca juga: Heboh Video Adzan Nyeleneh Diduga di Pesantren Al Zaytun

Entis Sutisna mengatakan, saat awal berdirinya, kegiatan di Ponpes Al Zaytun sebenarnya masih normal. Ia baru mengetahui sejumlah fakta soal polemik yang terjadi sekarang ini dari pemberitaan di sejumlah Media.

"Seperti haji cukup di Indramayu, salat idulfitri bercampur antara jemaah laki-laki dan perempuan, dan lain sebagainya. Ketika saya keluar memang sudah tidak terpantau lagi, tidak tahu sejak kapan mulai terjadi," ujar dia.

Walau demikian, Entis Sutisna tidak menampik, saat masih tergabung dengan Syekh Panji Gumilang sejumlah penyimpangan juga sudah terjadi.

Entis Sutisna mencontohkan, salah satunya adalah perihal salat. Dalam hal ini, Ponpes Al Zaytun belum mewajibkan salat sebagaimana umat Islam pada umumnya.

"Menurut mereka, salat baru diwajibkan nanti setelah Negera Islam menang. Itu salah satunya yang membuat saya keluar. Saya keluar atas dorongan keluarga dan juga diri sendiri," tuturnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Al-Hamidiyah Innovation...
Al-Hamidiyah Innovation Showcase 2026: Ajang Inovasi dan Kreativitas Generasi Masa Depan
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved