Lahan di Ujung Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin Terbakar, Asap Pekat Ganggu Warga
Rabu, 07 Juni 2023 - 21:33 WIB
loading...
Lahan di ujung landasan pacu atau runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terbakar hingga menimbulkan kepulan asap pekat yang memasuki permukiman warga. Foto/iNews TV/Wahyu Ruslan
A
A
A
MAROS - Lahan yang ada di ujung landasan pacu atau runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terbakar. Kepulan asap putih pekat membumbung tinggi ke angkasa, hingga memasuki permukiman warga.
Baca juga: Awas! 3 Daerah di Kepri Rawan Karhutla saat Puncak Musim Kemarau
Luasan lahan yang terbakar, mencapai 250 meter persegi. Kepulan asap pekat akibat kebakaran tersebut, tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan, namun asap pekat tersebut justru membuat warga di sekitar lokasi kebakaran terganggu.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran, untuk memadamkan kobaran api yang membakar rumput kering di ujung landasan pacu yang masuk wilayah Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Baca juga: Perang Lawan Judi, Ditreskrimum Polda Sulut Gasak Penjudi di 4 Kabupaten dan Kota
Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Maros, dan milik Lanud Sultan Hasanuddin di kerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan kebakaran. "Asapnya sangat pekat, dan membuat sesak di pernapasan," ujar salah seorang warga, Idha.
Baca juga: Awas! 3 Daerah di Kepri Rawan Karhutla saat Puncak Musim Kemarau
Luasan lahan yang terbakar, mencapai 250 meter persegi. Kepulan asap pekat akibat kebakaran tersebut, tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan, namun asap pekat tersebut justru membuat warga di sekitar lokasi kebakaran terganggu.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran, untuk memadamkan kobaran api yang membakar rumput kering di ujung landasan pacu yang masuk wilayah Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Baca juga: Perang Lawan Judi, Ditreskrimum Polda Sulut Gasak Penjudi di 4 Kabupaten dan Kota
Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Maros, dan milik Lanud Sultan Hasanuddin di kerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan kebakaran. "Asapnya sangat pekat, dan membuat sesak di pernapasan," ujar salah seorang warga, Idha.
Lihat Juga :