Ramuan Arak Bali Sudah Sembukan 800 Orang Terpapar COVID-19

Jum'at, 24 Juli 2020 - 04:35 WIB
loading...
Ramuan Arak Bali Sudah...
Ketua Tim Peneliti, Made Agus Gelgel Wirasuta. Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
A A A
DENPASAR - Ramuan tradisional berbahan arak Bali terbilang mujarab untuk pengobatan COVID-19 . Hingga kini sudah 800 orang yang terpapar virus Corona berhasil disembuhkan.

(Baca juga: Gubernur Bali Sebut Ramuan Arak Bali Manjur Sembuhkan COVID-19 )

"Hari ini kita mendapat laporan sudah sekitar 800 yang sembuh dengan ramuan ini," kata ketua tim penemu, Made Agus Gelgel Wirasuta, dalam perbincangannya dengan SINDOnews.com, Kamis (23/7/2020).

Dia menjelaskan, ramuan untuk pengobatan yang disebut terapi usada arak itu resmi digunakan sejak 1 Juli 2020 lalu, tapi baru sebatas di tempat karantina COVID-19 di seluruh Bali. Pertimbangannya, kebanyakan yang dikarantina adalah orang tanpa gejala, tapi di dalam tubuhnya ada virus Corona.

Di tempat karantina, biasanya orang tanpa gejala menjalani isolasi paling cepat selama sembilan hari. Namun setelah melakukan terapi usada arak, mereka akan sembuh dalam waktu tiga hari sejak masuk karantina dan kemudian diperbolehkan pulang.

Sebelum terapi, petugas melakukan pendekatan persuasif. "Kita minta ijin dulu. Mau nggak diterapi seperti ini, kita nggak paksa," ujar Wirasuta. (Baca juga: Ini Penjelasan Tim Peneliti soal Arak Bali untuk Terapi COVID-19 )

Hanya saja, terapi usada arak belum bisa diterapkan untuk pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit. "Untuk di rumah sakit masih terbentur perijinan. Kita harus ikuti rambu-rambunya," imbuhnya.

Wirasuta menegaskan, prinsip dasar terapi usada arak adalah mempercepat proses penyembuhan orang yang terpapar COVID-19 . "Semangat kita adalah membantu agar Bali segera zero COVID-19 agar pariwisata cepat pulih," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
WNA Inggris Buronan...
WNA Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
Terdampak Perang AS-Israel...
Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran, WNA Diizinkan Overstay di Bali
Bukan Sekadar Menginap,...
Bukan Sekadar Menginap, Kanva The Invisible Villas Tawarkan Pengalaman Hidup Pintar di Tengah Hutan
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Vila Privat di Bali Ini Sediakan Butler Pribadi
Dibuka Tahun Ini, Nuanu...
Dibuka Tahun Ini, Nuanu Park Bali Bakal Hadirkan Zipline hingga Art Village
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved