Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran, WNA Diizinkan Overstay di Bali

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:46 WIB
loading...
Terdampak Perang AS-Israel...
Menteri Imipas Agus Andrianto mengungkapkan pemerintah memberikan kelonggaran bagi WNA yang tidak dapat kembali ke negaranya dan terpaksa menetap di Bali akibat terdampak perang AS-Israel versus Iran. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan pemerintah memberikan kelonggaran bagi Warga Negara Asing (WNA) yang tidak dapat kembali ke negaranya dan terpaksa menetap di Bali akibat terdampak perang AS-Israel versus Iran. Kebijakan tersebut diambil atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

Agus mengatakan, pemerintah melalui jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi telah diminta memberikan bantuan kepada WNA yang terdampak situasi tersebut. “Ya dibantu karena ini adalah masalah kemanusiaan. Saya sudah arahkan kepada jajaran di Imigrasi untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak,” ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip, Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: Pemerintah Diminta Amankan Keselamatan 58 Ribu Jemaah Umrah Terdampak Perang AS-Israel Vs Iran

Para WNA yang saat ini berada di Bali diperbolehkan tetap tinggal sementara waktu hingga situasi di negara asal mereka dinilai aman untuk kembali. “Diperbolehkan stay sampai mereka merasa aman. Karena situasinya juga masih berlangsung perang itu,” ucapnya.

Namun demikian, pemerintah masih melakukan pendataan terhadap jumlah WNA yang terdampak kebijakan tersebut. “Masih didata. Nanti kami laporkan. Itu kan jumlah ya, teknis kebijakannya sudah ada,” ujar Agus.

Kebijakan kelonggaran izin tinggal sementara ini bersifat situasional dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan kondisi keamanan di kawasan konflik. “Ya sampai mereka merasa aman karena ini dalam pertimbangan,” tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rekomendasi
Ini Alasan Vicky Prasetyo...
Ini Alasan Vicky Prasetyo Belum Temui Fangfang usai Melahirkan
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Berita Terkini
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved