Kelompok Wanita Tani di Cimahi Sulap Gang Sempit Jadi Kampung Anggur Asri
Sabtu, 27 Mei 2023 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, alasan warga memilih anggur sebagai tanaman yang dikembangkan karena anggur memiliki nilai ekonomi dan estetika yang cukup tinggi. Sehingga dengan nilai ekonomi yang tinggi warga berharap bisa terdongkrak perekonomiannya. Minimalnya warga di wilayah tersebut bisa terbebas dari iuran sampah dan air.
Alasan lainnya karena tanam anggur bisa diatur dimana saja. Termasuk di gang dan pekarangan rumah warga, karena anggur tumbuh dengan cara merambat. Serta tanaman anggur ini bukan hanya buahnya yang bisa dimanfaatkan, tapi juga daunnya pun bisa diolah menjadi berbagai olahan seperti keripik.
"Buah anggur bisa diolah untuk beragam kreasi minuman dan makanan, kemudian daunnya bisa buat olahan kripik, dan bibitnya juga bisa dijual. Jadi semua bagiannya punya nilai ekonomis," kata dia.
Pihaknya juga membentuk KWT yang isinya ibu-ibu, sementarabbapak-bapaknya ikut mengurus secara teknis. Hingga kini sudah ada sekitar 40 jenis buah anggur yang ditanam di lorong gang dan pekarangan rumah warga. Bahkan ada beberapa jenis yang sudah berbuah dan dipanen untuk dikonsumsi warga sekitar.
"Yang ditanam baru ada beberapa, seperti jenis anggur jupiter, ninel, gosbi, akademik, tamaki, sansakerta," sebutnya.
Alasan lainnya karena tanam anggur bisa diatur dimana saja. Termasuk di gang dan pekarangan rumah warga, karena anggur tumbuh dengan cara merambat. Serta tanaman anggur ini bukan hanya buahnya yang bisa dimanfaatkan, tapi juga daunnya pun bisa diolah menjadi berbagai olahan seperti keripik.
"Buah anggur bisa diolah untuk beragam kreasi minuman dan makanan, kemudian daunnya bisa buat olahan kripik, dan bibitnya juga bisa dijual. Jadi semua bagiannya punya nilai ekonomis," kata dia.
Pihaknya juga membentuk KWT yang isinya ibu-ibu, sementarabbapak-bapaknya ikut mengurus secara teknis. Hingga kini sudah ada sekitar 40 jenis buah anggur yang ditanam di lorong gang dan pekarangan rumah warga. Bahkan ada beberapa jenis yang sudah berbuah dan dipanen untuk dikonsumsi warga sekitar.
"Yang ditanam baru ada beberapa, seperti jenis anggur jupiter, ninel, gosbi, akademik, tamaki, sansakerta," sebutnya.
(msd)
Lihat Juga :