Berintegritas, Budayawan Nilai Langkah BUMN Go Public Erick Thohir Cegah Korupsi
Senin, 22 Mei 2023 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Made melihat Erick Thohir sangat tegas dalam seleksi pemimpin yang terlibat langsung di perusahaan BUMN. Salah satu seleksinya adalah bukan orang partai politik manapun untuk meminimalisir conflict of interest ketika mengelola perusahaan BUMN.
“Pak Erick Thohir sendiri, sejak duduk menjadi Menteri BUMN, dia menyatakan apabila ada kader-kader politik yang menjabat di BUMN dia harus mencopot dirinya harus keluar dari jabatan partai politik sehingga tidak terjadi conflict of interest. Itulah profesionalisme seorang pengusaha yang masuk ke dalam kabinet,” kata Made.
Terbukti, pengelolaan BUMN yang transparan dari Erick Thohir berhasil meningkatkan kinerja keungan. Setiap tahunnya Kementerian BUMN mencatatkan kenaikan laba, mulai dari Rp 13 triliun ke Rp 124,7 triliun hingga di tahun 2022 menjadi Rp 303,7 triliun.
Dividen kepada negara juga mencatatkan angka tertinggi sepanjang masa yakni Rp 80,2 triliun. Rekor tertinggi yang hanya muncul di era kepemimpinan Erick Thohir.
“Setelah Pak Erick Thohir mengelola, memanage dan mengawasi BUMN, kita lihat dividen yang akan dibagikan di tahun 2022 sebanyak Rp 80.2 triliun, apakah pernah dividen ini disetorkan menjadi bagian dari APBN sejumlah itu sebelumnya,” pungkas Made.
“Pak Erick Thohir sendiri, sejak duduk menjadi Menteri BUMN, dia menyatakan apabila ada kader-kader politik yang menjabat di BUMN dia harus mencopot dirinya harus keluar dari jabatan partai politik sehingga tidak terjadi conflict of interest. Itulah profesionalisme seorang pengusaha yang masuk ke dalam kabinet,” kata Made.
Terbukti, pengelolaan BUMN yang transparan dari Erick Thohir berhasil meningkatkan kinerja keungan. Setiap tahunnya Kementerian BUMN mencatatkan kenaikan laba, mulai dari Rp 13 triliun ke Rp 124,7 triliun hingga di tahun 2022 menjadi Rp 303,7 triliun.
Dividen kepada negara juga mencatatkan angka tertinggi sepanjang masa yakni Rp 80,2 triliun. Rekor tertinggi yang hanya muncul di era kepemimpinan Erick Thohir.
“Setelah Pak Erick Thohir mengelola, memanage dan mengawasi BUMN, kita lihat dividen yang akan dibagikan di tahun 2022 sebanyak Rp 80.2 triliun, apakah pernah dividen ini disetorkan menjadi bagian dari APBN sejumlah itu sebelumnya,” pungkas Made.
(nag)
Lihat Juga :