Ibu dan Anak di Subang Dibunuh dan Dilucuti Bajunya, Ini Langkah Polda Jabar untuk Mengungkap Misteri Pembunuhan
Jum'at, 19 Mei 2023 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Keterlaluan! Aliong Dikeroyok hingga Babak Belur saat Hendak Padamkan Kebakaran
"Kita sudah menyiapkan hotline yang bisa dihubungi. Nanti kita akan melakukan pendalaman terkait informasi itu, dan kita berharap dari informasi-informasi yang kita berikan itu betul-betul akurat, serta bisa mendukung upaya pengungkapan pembunuhan," kata Ibrahim Tompo, Jumat (19/5/2023).
Ibrahim Tompo menyebutkan, hotline yang bisa dipergunakan masyarakat yakni di nomor 082246469946. Nomor ini aktif berlaku untuk menerima informasi terkait kasus pembunuhan di Kabupaten Subang itu. "Iya, nanti bisa apabila ada informasi terkait kasus pembunuhan di Subang ke nomor tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Ibrahim Tompo mengatakan, total sudah ada 124 saksi yang dimintai keterangan oleh polisi untuk mengungkap pembunuhan tersebut. Selain itu, polisi juga sudah melakukan tes DNA terhadap 49 orang di laboratorium forensik. Namun, hasilnya belum ada DNA yang identik.
Baca juga: Jatim Dilanda Bediding, Begini Penjelasan BMKG
"Kita sudah menyiapkan hotline yang bisa dihubungi. Nanti kita akan melakukan pendalaman terkait informasi itu, dan kita berharap dari informasi-informasi yang kita berikan itu betul-betul akurat, serta bisa mendukung upaya pengungkapan pembunuhan," kata Ibrahim Tompo, Jumat (19/5/2023).
Ibrahim Tompo menyebutkan, hotline yang bisa dipergunakan masyarakat yakni di nomor 082246469946. Nomor ini aktif berlaku untuk menerima informasi terkait kasus pembunuhan di Kabupaten Subang itu. "Iya, nanti bisa apabila ada informasi terkait kasus pembunuhan di Subang ke nomor tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Ibrahim Tompo mengatakan, total sudah ada 124 saksi yang dimintai keterangan oleh polisi untuk mengungkap pembunuhan tersebut. Selain itu, polisi juga sudah melakukan tes DNA terhadap 49 orang di laboratorium forensik. Namun, hasilnya belum ada DNA yang identik.
Baca juga: Jatim Dilanda Bediding, Begini Penjelasan BMKG
Lihat Juga :