Wagub Emil Sebut Kesejahteraan Petani Ada di Maksimalisasi dan Optimalisasi Hulu Hilir Pertanian
Rabu, 17 Mei 2023 - 08:00 WIB
loading...
Wagub Jatim Emil Dardak.
A
A
A
SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak menyebut, upaya menyejahterakan petani tidak bisa dari satu sisi saja hulu atau hilir saja. Melainkan harus ada maksimalisasi dan optimalisasi di dua sisi tersebut.
"Jadi memang hilirisasi harus melihat skala juga. Jadi begini kalau kita dituntut untuk menyejahterakan petani dan pertanyaannya lewat mana? Kalau lewat hulunya, hulunya ini kan tanaman kita beras dan jagung dan tebu dan mungkin tembakau misalnya, ini ada ruang tidak?," sebut Emil usai menghadiri Jatim Talk II di Surabaya, Selasa (16/5/2023).
Emil menjelaskan, tidak cukup dengan optimalisasi dan maksimalisasi di tatanan hilir di sektor pertanian saja. Pasalnya ia menilai hilirisasi dari tanaman mayoritas yang ditanam di Jatim sudah maksimal.
Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut 6 Kendaraan, Nomor 2 Korban Pasutri Pengantin Baru
Misalnya, hilirisasi padi menjadi beras, hilirisasi jagung bisa langsung dikonsumsi atau dijadikan makanan ternak. Kemudian hilirisasi tebu adalah gula dan terbaru adalah untuk etanol. "Jadi kita tidak bisa menjawab masalah hilir kalau belum mikir di hulunya," jelasnya.
Mantan Bupati Trenggalek ini mengatakan, swasembada pangan menjadi hal yang saat ini tengah diupayakan untuk diwujudkan. Namun di sisi lain, adanya swasembada pangan juga menuntut petani-petani lebih optimal dalam meningkatkan produktivitasnya pada jenis-jenis tanaman yang menjadi makanan pokok di negeri ini.
"Berani nggak kita nanam tanaman lain yang mungkin sebenarnya bisa hilirisasinya lebih banyak lagi, 1 pohon bisa yang menghasilkan banyak sekali lapangan kerja, ini kan nggak sesederhana itu?" tanyanya.
"Jadi memang hilirisasi harus melihat skala juga. Jadi begini kalau kita dituntut untuk menyejahterakan petani dan pertanyaannya lewat mana? Kalau lewat hulunya, hulunya ini kan tanaman kita beras dan jagung dan tebu dan mungkin tembakau misalnya, ini ada ruang tidak?," sebut Emil usai menghadiri Jatim Talk II di Surabaya, Selasa (16/5/2023).
Emil menjelaskan, tidak cukup dengan optimalisasi dan maksimalisasi di tatanan hilir di sektor pertanian saja. Pasalnya ia menilai hilirisasi dari tanaman mayoritas yang ditanam di Jatim sudah maksimal.
Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut 6 Kendaraan, Nomor 2 Korban Pasutri Pengantin Baru
Misalnya, hilirisasi padi menjadi beras, hilirisasi jagung bisa langsung dikonsumsi atau dijadikan makanan ternak. Kemudian hilirisasi tebu adalah gula dan terbaru adalah untuk etanol. "Jadi kita tidak bisa menjawab masalah hilir kalau belum mikir di hulunya," jelasnya.
Mantan Bupati Trenggalek ini mengatakan, swasembada pangan menjadi hal yang saat ini tengah diupayakan untuk diwujudkan. Namun di sisi lain, adanya swasembada pangan juga menuntut petani-petani lebih optimal dalam meningkatkan produktivitasnya pada jenis-jenis tanaman yang menjadi makanan pokok di negeri ini.
"Berani nggak kita nanam tanaman lain yang mungkin sebenarnya bisa hilirisasinya lebih banyak lagi, 1 pohon bisa yang menghasilkan banyak sekali lapangan kerja, ini kan nggak sesederhana itu?" tanyanya.
Lihat Juga :