BPPTKG: Terjadi 106 Kali Guguran Lava Pijar di Puncak Gunung Merapi Selama Sepekan
Sabtu, 13 Mei 2023 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Pada kubah barat daya teramati perubahan morfologi yang terjadi akibat adanya guguran lava. Untuk kubah tengah tidak ada perubahan yang signifikan. Berdasarkan foto udara tanggal 13 Maret 2023, volume kubah barat daya terukur sebesar 1.686.200 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.312.100 meter kubik.
Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 4 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 16 kali gempa Fase Banyak (MP), 711 kali gempa Guguran (RF), dan 12 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu, namun jumlah gempa RF masih cukup tinggi.
"Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat 'Siaga',"terangnya. Baca juga: BPPTKG: Sepekan Terakhir Terjadi 19 Kali Guguran Lava Pijar dari Puncak Merapi
Secara morfologi, Gunung Merapi tidak banyak berubah. Di mana terjadi deformasi dengan jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap pada kisaran 4.028,077 meter hingga 4.028,088 meter ke reflektor RB2 pada kisaran 3.842,618 meter hingga 3.842,627 meter:dan ke reflektor RB3 pada kisaran 3.413,342 meter hingga 3.413,349 meter.
Baseline GPS Labuhan-Jrakah berkisar pada 7.108,13 meter hingga 7.108,16 meter. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan pemendekan jarak tunjam sebesar 0,02 cm/hari.
"Hujan dan Lahar Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 27 mm/jam selama 65 menit di Pos Ngepos pada tanggal 6 Mei 2023. Tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar dari Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," terangnya.
Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi tercatat 4 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 16 kali gempa Fase Banyak (MP), 711 kali gempa Guguran (RF), dan 12 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu, namun jumlah gempa RF masih cukup tinggi.
"Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat 'Siaga',"terangnya. Baca juga: BPPTKG: Sepekan Terakhir Terjadi 19 Kali Guguran Lava Pijar dari Puncak Merapi
Secara morfologi, Gunung Merapi tidak banyak berubah. Di mana terjadi deformasi dengan jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap pada kisaran 4.028,077 meter hingga 4.028,088 meter ke reflektor RB2 pada kisaran 3.842,618 meter hingga 3.842,627 meter:dan ke reflektor RB3 pada kisaran 3.413,342 meter hingga 3.413,349 meter.
Baseline GPS Labuhan-Jrakah berkisar pada 7.108,13 meter hingga 7.108,16 meter. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan pemendekan jarak tunjam sebesar 0,02 cm/hari.
"Hujan dan Lahar Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 27 mm/jam selama 65 menit di Pos Ngepos pada tanggal 6 Mei 2023. Tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar dari Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," terangnya.
Lihat Juga :